<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nitya Nandhi &#8211; Pojok Redaksi</title>
	<atom:link href="https://pojokredaksi.com/tag/nitya-nandhi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pojokredaksi.com</link>
	<description>Akurat dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Jun 2021 12:19:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>
	<item>
		<title>PT Nitya Nandha Merumahkan Karyawan dengan Modus Collapse</title>
		<link>https://pojokredaksi.com/9347/pt-nitya-nandha-merumahkan-karyawan-dengan-modus-collapse/</link>
					<comments>https://pojokredaksi.com/9347/pt-nitya-nandha-merumahkan-karyawan-dengan-modus-collapse/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tinus Wuarmanuk]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2021 12:16:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pojok Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Cileungsi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nitya Nandhi]]></category>
		<category><![CDATA[Perbudakan karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan PHK karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Nitya Nandha]]></category>
		<category><![CDATA[upah di bawah minimum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pojokredaksi.com/?p=9347</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Cileungsi, POJOKREDAKSI.COM &#8211; Persoalan Upah Minimun Provinsi (UMP) di berbagai perusahaan seakan tak habis cerita. Di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, beberapa perusahaan masih mengupah karyawan dengan gaji di bawah UMP. Salah satunya yang terjadi di PT. Nitya Nandha yang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_9351" aria-describedby="caption-attachment-9351" style="width: 604px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-9351" src="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.57-300x146.jpeg" alt="" width="604" height="294" srcset="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.57-300x146.jpeg 300w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.57-768x374.jpeg 768w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.57.jpeg 873w" sizes="(max-width: 604px) 100vw, 604px"><figcaption id="caption-attachment-9351" class="wp-caption-text">PT. Nitya Nandha/Pojokredaksi.com</figcaption></figure>
<p><strong>Cileungsi, POJOKREDAKSI.COM</strong> &ndash; Persoalan Upah Minimun Provinsi (UMP) di berbagai perusahaan seakan tak habis cerita. Di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, beberapa perusahaan masih mengupah karyawan dengan gaji di bawah UMP. Salah satunya yang terjadi di PT. Nitya Nandha yang beralamat di Kampung Cimanggung, RT 02/RW01, Desa Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/4579/kapolres-diminta-lakukan-lidik-terkait-dugaan-praktek-pungli-di-bpn-subang/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Kapolres Diminta Lakukan Lidik Terkait Dugaan Praktek Pungli di BPN Subang</span></a></div><p>Beberapa persoalan yang di rampung wartawan <em>Pojokredaksi.com&nbsp;</em>di lapangan selama dua hari Sabtu, 29/5/2021, dan hari Kamis, 03/06/2021 terkait pembayaran upah karyawan PT. Nitya Nandha tidak sesuai dengan ketentuan hukum dan Undang-undang yang berlaku sebagaimana penetapan Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 561/Kep.722-Yanbangsos/2020 tentang UMP Provinsi Jabar tahun 2021.</p>
<p>Hal ini juga bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 dan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor M/II/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada masa Pandemi atau Surat Rekomendasi Dewan Pengupahan Jabar Nomor 561/51/X/Depeprov perihal Rekomendasi UMP Jabar 2021.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/4752/seorang-pemuda-asal-losari-jawa-barat-dibekuk-tim-resmob-brebes-yang-mengaku-anggota-polisi-untuk-melakukan-kejahatan/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Seorang Pemuda Asal Losari Jawa Barat Dibekuk Tim Resmob Brebes yang Mengaku Anggota Polisi untuk Melakukan Kejahatan</span></a></div><p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-9352" src="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.56-300x142.jpeg" alt="" width="482" height="228" srcset="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.56-300x142.jpeg 300w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.56-1024x485.jpeg 1024w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.56-768x364.jpeg 768w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.56.jpeg 1040w" sizes="(max-width: 482px) 100vw, 482px"></p>
<p>Dari pengamatan wartawan di PT. Nitya, pembayaran gaji karyawan per tahun 2021 di bawah UMP 2.300.000. Hal ini sangat jauh dari ketentuan hukum sebagaimana UMP Kota Bogor per 2021 sebesar Rp.4.217.206 rupiah. &ldquo;Kami baru 2 minggu bekerja di sini dan dalam ketentuan kontrak kerja kami diberi gaji sebesar 2.300.000 ribu. Hal ini sangat berbeda jauh dengan ketentuan pemerintah,&rdquo; ujar seorang karyawan yang tak ingin namanya disebutkan.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/5613/indonesian-police-watch-berharap-polri-membongkar-sindikat-narkoba-yang-melibatkan-oknum-kapolsek-astanaanyar/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Indonesian Police Watch Berharap Polri Membongkar Sindikat Narkoba Yang Melibatkan Oknum Kapolsek Astanaanyar</span></a></div><p>Hal yang sama ditambahkan seorang wanita berusia 35 tahun. Menurutnya di tempat ini (PT. Nitya) rata-rata pemilik perusahaan hanya mencari untung semata dengan memperbudak para karyawan dan tidak memperhatikan kesejahteraan karyawan. Sebut saja, owner menempatkan beberapa keluarga untuk menduduki posisi penting. Misalnya posisi Manager HRD di bawah pimpinan Mrs. Julie Darwo Rustam yang adalah istri dari owner yaitu Deepak R. Melwani, seorang keturunan India yang sudah mengantungi warga negara Indonesia dengan mempekerjakan sedikitnya 300-an karyawan dengan berbagai usia dan jenis kelamin.</p>
<figure id="attachment_9355" aria-describedby="caption-attachment-9355" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-9355" src="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-19.06.04-300x289.jpeg" alt="" width="300" height="289" srcset="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-19.06.04-300x289.jpeg 300w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-19.06.04-1024x987.jpeg 1024w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-19.06.04-768x740.jpeg 768w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-19.06.04.jpeg 1080w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px"><figcaption id="caption-attachment-9355" class="wp-caption-text">Deepak R. Melwani dan Julie Darwo Rustam</figcaption></figure>
<p>Tragisnya, pada tahun 2020, hampir seluruh karyawan di rumahkan tanpa kepastian dari perusahaan. Menariknya adalah karyawan di rumahkan ini dengan modus perusahaan <em>collapse </em>alias bangkrut<em>. </em>Tapi pasca kebakaran PT. Nitya, karyawan yang dirumahkan kembali dipanggil dan disodorkan Surat Penerimaan Kompensasi.</p>
<p>Bunyi surat itu&nbsp; itu: hubungan kerja antara pekerja dan perusahaan dinyatakan sudah selesai. Para karyawan tidak lagi menuntut hak mereka. Perusahaan memang memberi kompensasi tetapi tidak sesuai dengan waktu kerja bertahun-tahun dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena karyawan tidak memiliki pilihan lain menerima kompensasi itu dengan harga tidak sesuai dengan yang diharapkan dan perhitungannya jauh di bawah aturan undang-undang.</p>
<p>Terkait kebakaran perusahaan tahun 2019 yang secara rasional tidak diterima oleh karyawan.&nbsp; Perusahaan menuduh para pekerja lah yang membakar perusahaan hal ini agar bisa mencairkan asuransi untuk biaya operasional selanjutnya. Hingga saat ini, tidak ada audit akuntan publik yang menganalisa, menjelaskan, atau menetapkan bahwa PT. Nitya terbukti <em>collapse.&nbsp;</em></p>
<p>Setelah mencairkan asuransi, perusahaan ini kembali beroperasi dengan mengadakan praktik pengupahan murah di bawah UMP hingga sampai saat ini.&nbsp;Dengan surat kesepakatan yang ada, para karyawan kembali bekerja di mana para karyawan dibodohi dengan surat kesepakatan dimaksud.</p>
<p>Adapun status pekerja baru melamar juga terlihat ganjal. Para pekerja dibuatkan masa pencobaan satu bulan, lalu diperpanjang sebulan lagi. Setelah itu, baru dibuatkan Surat Kesepakatan Kerja yang memuat enam point penting, sebagaimana disebutkan dalam enam poin di bawah ini :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-9354" src="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/ndfdf-181x300.jpeg" alt="" width="181" height="300" srcset="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/ndfdf-181x300.jpeg 181w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/ndfdf.jpeg 595w" sizes="auto, (max-width: 181px) 100vw, 181px"> <img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-9353" src="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/natiandad-282x300.jpeg" alt="" width="282" height="300" srcset="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/natiandad-282x300.jpeg 282w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2021/06/natiandad.jpeg 629w" sizes="auto, (max-width: 282px) 100vw, 282px"></p>
<p>Hal lain yang menjadi persoalan adalah PT. Nitya telah melawan undang-undang dengan tidak memperhatikan kesejahteraan karyawan. Sebut saja sebagai Usaha Makro, PT. Nitya tidak mengedepankan peraturan misalnya pembentukan Bitparti dan Serikat. Terkait hal ini, seorang sekuriti mengatakan di PT. Nitya ini tidak diizinkan mendirikan serikat dan Bitparti. Selalu ditolak kalau tidak dimintakan.</p>
<p>Hinggai berita ini diturunkan,&nbsp;<em>Pojokredaksi.com </em>sudah mengkonfirmasi secara terbuka dengan mengunjungi perusahaan, meminta klarifikasi, dan penjelasan terkait nasib pengupahan karyawan di bawah UMP, tetapi pemimpin perusahaan tidak menerima. &nbsp;&ldquo;Kami mendapat pesan dari atasan bahwa tidak boleh ada tamu dari manapun termasuk wartawan karena manajemen sedang sibuk,&rdquo; ujar seorang sekuriti (<strong>YHW</strong>).</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="wp-socializer wpsr-share-icons" data-lg-action="show" data-sm-action="show" data-sm-width="768"><h3>POJOKREDAKSI.COM</h3><div class="wpsr-si-inner"><div class="socializer sr-popup sr-40px sr-circle sr-opacity sr-pad"><span class="sr-whatsapp"><a data-mobile="whatsapp://send?text=PT%20Nitya%20Nandha%20Merumahkan%20Karyawan%20dengan%20Modus%20Collapse%20-%20https%3A%2F%2Fpojokredaksi.com%2F9347%2Fpt-nitya-nandha-merumahkan-karyawan-dengan-modus-collapse%2F" data-id="whatsapp" style="color:#ffffff;" rel="nofollow" href="https://api.whatsapp.com/send?text=PT%20Nitya%20Nandha%20Merumahkan%20Karyawan%20dengan%20Modus%20Collapse%20https%3A%2F%2Fpojokredaksi.com%2F9347%2Fpt-nitya-nandha-merumahkan-karyawan-dengan-modus-collapse%2F" target="_blank" title="WhatsApp"><i class="fab fa-whatsapp"></i></a></span>
<span class="sr-share-menu"><a href="#" target="_blank" title="More share links" style="color:#ffffff;" data-metadata='{"url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/9347\/pt-nitya-nandha-merumahkan-karyawan-dengan-modus-collapse\/","title":"PT Nitya Nandha Merumahkan Karyawan dengan Modus Collapse","excerpt":"&nbsp;\r\n\r\n\r\n\r\nCileungsi, POJOKREDAKSI.COM - Persoalan Upah Minimun Provinsi (UMP) di berbagai perusa","image":"https:\/\/pojokredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-18.57.57.jpeg","short-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/?p=9347","rss-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/feed\/","comments-section":"comments","raw-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/9347\/pt-nitya-nandha-merumahkan-karyawan-dengan-modus-collapse\/","twitter-username":"","fb-app-id":"","fb-app-secret":""}'><i class="fa fa-plus"></i></a></span></div></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pojokredaksi.com/9347/pt-nitya-nandha-merumahkan-karyawan-dengan-modus-collapse/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
