<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Moderasi Beragama &#8211; Pojok Redaksi</title>
	<atom:link href="https://pojokredaksi.com/tag/moderasi-beragama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pojokredaksi.com</link>
	<description>Akurat dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Apr 2026 13:08:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>
	<item>
		<title>Pemuda Katolik: Paskah 2026 Jadi Energi Moral Bangun Indonesia</title>
		<link>https://pojokredaksi.com/37833/pemuda-katolik-paskah-2026-jadi-energi-moral-bangun-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 13:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pojok Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Moderasi Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Paskah 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Paskah dan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Stefanus Gusma]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi Beragama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pojokredaksi.com/?p=37833</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, POJOKREDAKSI.COM &#8212; Paskah 2026 tidak dimaknai semata sebagai perayaan iman bagi umat Kristiani. Bagi Pemuda Katolik, momentum ini juga membawa pesan yang jauh lebih luas: menjadi sumber energi moral untuk memperkuat arah pembangunan Indonesia di tengah situasi dunia yang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260405_172236.jpg" alt="pemuda katolik" width="790" height="900" class="aligncenter size-full wp-image-37834" srcset="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260405_172236.jpg 790w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260405_172236-263x300.jpg 263w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260405_172236-768x875.jpg 768w" sizes="(max-width: 790px) 100vw, 790px"></p>
<p><strong>Jakarta, POJOKREDAKSI.COM</strong> &mdash; Paskah 2026 tidak dimaknai semata sebagai perayaan iman bagi umat Kristiani. Bagi Pemuda Katolik, momentum ini juga membawa pesan yang jauh lebih luas: menjadi sumber energi moral untuk memperkuat arah pembangunan Indonesia di tengah situasi dunia yang masih penuh konflik, krisis kemanusiaan, dan ketidakpastian ekonomi.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/4651/stefanus-gusma-tindak-pelaku-rasisme/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Stefanus Gusma: Tindak Pelaku Rasisme!</span></a></div><p>Pesan itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, yang menilai kebangkitan Kristus memiliki makna relevan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam pandangannya, nilai-nilai Paskah bukan hanya penting dalam ruang spiritual, melainkan juga layak diterjemahkan menjadi inspirasi etis dalam menjawab tantangan zaman, baik pada level global maupun nasional.</p>
<p>Menurut Gusma, dunia dalam beberapa tahun terakhir masih dibayangi konflik berkepanjangan yang menimbulkan dampak luas, mulai dari krisis kemanusiaan hingga tekanan terhadap stabilitas ekonomi global. Kondisi tersebut ikut memengaruhi banyak negara, termasuk Indonesia, yang harus tetap menjaga ketahanan sosial di tengah situasi internasional yang belum sepenuhnya pulih.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/5109/pelantikan-pengurus-pemuda-katolik-komisariat-cabang-kabupaten-labuhanbatu-utara-periode-2021-2024/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Labuhanbatu Utara Periode 2021-2024</span></a></div><p>Di dalam negeri, Indonesia menghadapi tantangan yang tidak kalah besar. Sebagai bangsa yang majemuk, upaya menjaga kohesi sosial tetap menjadi pekerjaan penting. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial, persatuan dinilai menjadi syarat utama agar agenda pembangunan nasional dapat berjalan stabil dan berkelanjutan.</p>
<p>Karena itu, Gusma menegaskan bahwa Paskah 2026 perlu dilihat sebagai momen refleksi sekaligus titik tolak tindakan nyata. Harapan, kata dia, tidak boleh berhenti pada wacana atau perayaan simbolik. Harapan harus menjelma menjadi kerja konkret yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/5121/sambutan-dewan-penasehat-pemuda-katolik-komisariat-cabang-labuhanbatu-utara-periode-2021-2024/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Sambutan Dewan Penasehat Pemuda Katolik Komisariat Cabang Labuhanbatu Utara periode 2021-2024</span></a></div><p>&ldquo;Paskah memberi pesan kuat bahwa harapan harus diterjemahkan dalam kerja nyata. Ini sejalan dengan semangat pembangunan nasional yang menempatkan persatuan, keadilan sosial, dan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas,&rdquo; ujar Gusma, Minggu, 5 April 2026.</p>
<p>Pernyataan tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Paskah memiliki hubungan langsung dengan cita-cita kebangsaan. Dalam konteks Indonesia, semangat kebangkitan dipandang sejalan dengan kebutuhan untuk memperkuat persatuan, memperluas keadilan sosial, serta memastikan pembangunan benar-benar memberi dampak pada kesejahteraan rakyat.</p>
<h3>Paskah 2026 dan kebutuhan memperkuat toleransi</h3>
<p>Gusma juga menyoroti bahwa penguatan moderasi beragama dan toleransi masih menjadi kebutuhan strategis. Hal ini penting karena stabilitas sosial tidak lahir dengan sendirinya, melainkan harus dirawat secara terus-menerus oleh seluruh elemen bangsa.</p>
<p>Ia menilai, dalam masyarakat yang plural seperti Indonesia, semangat saling menghormati dan kesediaan untuk bekerja sama lintas perbedaan harus terus dipupuk. Paskah, dalam konteks itu, bisa menjadi pengingat bahwa kehidupan bersama harus dibangun di atas fondasi solidaritas, persaudaraan, dan penghargaan terhadap martabat manusia.</p>
<p>Berbagai data dari lembaga terkait, sebagaimana disinggung dalam pernyataan tersebut, juga menunjukkan bahwa penguatan toleransi dan moderasi beragama masih menjadi agenda penting. Kebutuhan ini tidak hanya berkaitan dengan harmoni sosial, tetapi juga menentukan keberlanjutan pembangunan nasional.</p>
<p>Tanpa stabilitas sosial, program-program pembangunan berisiko tidak berjalan efektif. Sebaliknya, ketika masyarakat mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman, ruang untuk mendorong transformasi ekonomi, sosial, dan kelembagaan akan terbuka lebih lebar. Dalam kerangka itulah Paskah 2026 dipandang memiliki pesan kebangsaan yang kuat.</p>
<h3>Pembangunan tak cukup hanya mengejar pertumbuhan</h3>
<p>Selain soal persatuan dan toleransi, Gusma juga menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan. Sorotan ini menjadi relevan di tengah meningkatnya frekuensi bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Menurut dia, situasi tersebut memberi pesan tegas bahwa pembangunan tidak dapat hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi semata.</p>
<p>Pembangunan, lanjutnya, harus mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan. Di tengah ancaman krisis ekologis dan bencana yang semakin sering terjadi, orientasi pembangunan perlu menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan pelestarian alam.</p>
<p>Dalam konteks ini, Gusma merujuk pada nilai-nilai dalam <strong><em>Laudato Si&rsquo;</em></strong>, yang menekankan pentingnya merawat bumi sebagai rumah bersama. Nilai tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk menjalankan pembangunan yang tidak merusak lingkungan, sekaligus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.</p>
<p>Pandangan ini memperlihatkan bahwa refleksi Paskah juga menyentuh isu yang sangat konkret dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari kualitas lingkungan, keselamatan masyarakat di wilayah rawan bencana, hingga arah kebijakan pembangunan nasional, semuanya berkaitan erat dengan pilihan moral yang diambil para pemangku kepentingan.</p>
<p>Dengan demikian, makna Paskah 2026 tidak berhenti pada ajakan untuk optimistis. Lebih dari itu, ada tuntutan agar optimisme tersebut diwujudkan melalui kebijakan dan tindakan yang bertanggung jawab, termasuk dalam menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.</p>
<h3>Integritas pemerintahan jadi fondasi kepercayaan publik</h3>
<p>Gusma juga menaruh perhatian pada aspek tata kelola pemerintahan. Menurut dia, penguatan integritas, transparansi, dan akuntabilitas merupakan fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik. Dalam iklim pembangunan yang kompleks, kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara menjadi modal yang sangat penting.</p>
<p>Tanpa integritas yang kuat, berbagai program pembangunan berisiko kehilangan efektivitas. Karena itu, ia menilai tata kelola yang bersih dan akuntabel harus terus diperkuat, terutama agar agenda-agenda besar negara dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.</p>
<p>Hal tersebut, kata Gusma, juga berkaitan langsung dengan upaya pengentasan kemiskinan serta perlindungan terhadap kelompok rentan. Program pembangunan tidak cukup hanya besar di atas kertas, tetapi harus dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang tepat sasaran, adil, dan berpihak pada masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>&ldquo;Ini bukan sekadar refleksi iman, tetapi kontribusi moral untuk memperkuat arah pembangunan bangsa. Paskah adalah energi untuk memastikan bahwa kemajuan berjalan seiring dengan keadilan dan kemanusiaan,&rdquo; kata dia.</p>
<p>Pernyataan itu menegaskan bahwa moralitas publik dan pembangunan nasional bukan dua hal yang terpisah. Justru, bagi Pemuda Katolik, nilai-nilai moral perlu hadir sebagai roh yang menjaga agar proses kemajuan bangsa tetap berada di jalur yang benar: manusiawi, adil, dan inklusif.</p>
<h3>Ajakan kolaborasi untuk Indonesia yang inklusif</h3>
<p>Di bagian akhir pernyataannya, Gusma mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Paskah sebagai momentum kolaborasi. Menurut dia, tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini tidak bisa dijawab secara parsial. Dibutuhkan kerja bersama untuk menjaga stabilitas, memperkuat solidaritas sosial, dan mendorong transformasi menuju Indonesia yang lebih maju.</p>
<p>Ajakan tersebut menempatkan Paskah 2026 sebagai ruang perjumpaan antara nilai iman dan tanggung jawab kebangsaan. Perayaan keagamaan, dalam konteks ini, hadir bukan hanya untuk komunitas tertentu, melainkan membawa pesan universal tentang harapan, persaudaraan, dan keberpihakan pada masa depan bersama.</p>
<p>&ldquo;Selamat Paskah 2026. Semoga kebangkitan Kristus meneguhkan harapan, memperkuat persaudaraan, dan menggerakkan kita semua untuk terus berkarya bagi Indonesia yang maju, inklusif, dan berkelanjutan,&rdquo; ujar Gusma lagi.</p>
<p>Dengan pesan tersebut, Pemuda Katolik menegaskan bahwa Paskah 2026 bukan hanya momen perayaan, melainkan panggilan moral untuk bergerak bersama. Di tengah dunia yang masih rapuh dan tantangan nasional yang terus berkembang, semangat kebangkitan dinilai dapat menjadi kekuatan etik untuk menjaga persatuan, memperkokoh keadilan sosial, dan mengarahkan pembangunan Indonesia ke jalan yang lebih manusiawi serta berkelanjutan.</p>
<p><strong>(J/Red)</strong></p>
<p><em>Yuk! baca artikel menarik lainnya di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMPTgnQwwhOGuBA" rel="noopener" target="_blank">GOOGLE NEWS</a></em><br>
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: <a href="https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G" target="_blank"><em>https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G</em></a></p>
<div class="wp-socializer wpsr-share-icons" data-lg-action="show" data-sm-action="show" data-sm-width="768"><h3>POJOKREDAKSI.COM</h3><div class="wpsr-si-inner"><div class="socializer sr-popup sr-40px sr-circle sr-opacity sr-pad"><span class="sr-whatsapp"><a data-mobile="whatsapp://send?text=Pemuda%20Katolik%3A%20Paskah%202026%20Jadi%20Energi%20Moral%20Bangun%20Indonesia%20-%20https%3A%2F%2Fpojokredaksi.com%2F37833%2Fpemuda-katolik-paskah-2026-jadi-energi-moral-bangun-indonesia%2F" data-id="whatsapp" style="color:#ffffff;" rel="nofollow" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Pemuda%20Katolik%3A%20Paskah%202026%20Jadi%20Energi%20Moral%20Bangun%20Indonesia%20https%3A%2F%2Fpojokredaksi.com%2F37833%2Fpemuda-katolik-paskah-2026-jadi-energi-moral-bangun-indonesia%2F" target="_blank" title="WhatsApp"><i class="fab fa-whatsapp"></i></a></span>
<span class="sr-share-menu"><a href="#" target="_blank" title="More share links" style="color:#ffffff;" data-metadata='{"url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/37833\/pemuda-katolik-paskah-2026-jadi-energi-moral-bangun-indonesia\/","title":"Pemuda Katolik: Paskah 2026 Jadi Energi Moral Bangun Indonesia","excerpt":"Jakarta, POJOKREDAKSI.COM \u2014 Paskah 2026 tidak dimaknai semata sebagai perayaan iman bagi umat","image":"https:\/\/pojokredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260405_172236.jpg","short-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/?p=37833","rss-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/feed\/","comments-section":"comments","raw-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/37833\/pemuda-katolik-paskah-2026-jadi-energi-moral-bangun-indonesia\/","twitter-username":"","fb-app-id":"","fb-app-secret":""}'><i class="fa fa-plus"></i></a></span></div></div></div>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemuda Lintas Agama Kota Tengerang Belajar Toleransi: Menjadikan Indonesia Hebat</title>
		<link>https://pojokredaksi.com/21195/pemuda-lintas-agama-kota-tengerang-belajar-toleransi-menjadikan-indonesia-hebat/</link>
					<comments>https://pojokredaksi.com/21195/pemuda-lintas-agama-kota-tengerang-belajar-toleransi-menjadikan-indonesia-hebat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tinus Wuarmanuk]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 05:55:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pojok Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ignatius Arie Titahelu]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas kebangsaan Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Moderasi Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda katolik kota tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pojokredaksi.com/?p=21195</guid>

					<description><![CDATA[Pojokredaksi.com, Tangerang &#8211;&#160; Komunitas Kebangsaan Tangerang Raya bekerja sama dengan organisasi keagamaan di Tangerang Raya mengadakan Kamp Kebangsaan di Villa Honoris, Caringin Bogor tgl 14-16 Oktober 2022. Adapun Tangerang Raya sendiri meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-21196 size-full" src="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2022/10/WhatsApp-Image-2022-10-18-at-11.46.25.jpeg" alt="" width="1296" height="864" srcset="https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2022/10/WhatsApp-Image-2022-10-18-at-11.46.25.jpeg 1296w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2022/10/WhatsApp-Image-2022-10-18-at-11.46.25-300x200.jpeg 300w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2022/10/WhatsApp-Image-2022-10-18-at-11.46.25-1024x683.jpeg 1024w, https://pojokredaksi.com/wp-content/uploads/2022/10/WhatsApp-Image-2022-10-18-at-11.46.25-768x512.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1296px) 100vw, 1296px"></p>
<p><strong>Pojokredaksi.com</strong>, Tangerang &ndash;&nbsp; Komunitas Kebangsaan Tangerang Raya bekerja sama dengan organisasi keagamaan di Tangerang Raya mengadakan Kamp Kebangsaan di Villa Honoris, Caringin Bogor tgl 14-16 Oktober 2022. Adapun Tangerang Raya sendiri meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (Selasa, 18/10/22).</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/17839/harapan-kwi-terkait-pesparani-ii-di-kupang-ntt/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Harapan KWI Terkait Pesparani II di Kupang, NTT</span></a></div><p>Kegiatan Kamp yang mengusung tema, &ldquo;Generasi Muda yang Moderat Menjadikan Indonesia Hebat&rdquo; diikuti oleh sekitar 80 orang terdiri dari peserta, volunteers, dan panitia yang mewakili 6 Agama dari 7 organisasi keagamaan, yaitu: Pemuda Katolik, Hikmahbudhi, GP Ansor, Pemuda PHDI kota Tangerang, Muspija, PAKIN, dan Pemuda Muhammadiyah di Tangerang Raya.</p>
<p>William Jenaldo, selaku Sekertaris Cabang Pemuda Katolik kota Tangerang mengatakan bahwa Kamp Kebangsaan suatu acara yang sangat seru, karena selain menambah wawasan kebangsaan, juga terdapat games yang sarat dengan makna persatuan, kejujuran, serta mengajarkan fokus serta bertanggungjawab pada setiap perkataan dan perbuatan.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/37833/pemuda-katolik-paskah-2026-jadi-energi-moral-bangun-indonesia/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Pemuda Katolik: Paskah 2026 Jadi Energi Moral Bangun Indonesia</span></a></div><p>&ldquo;Kita bisa seru-seruan bareng teman yang beda keyakinan. Makin ngerasa kalau perbedaan itu hal yang bikin Indonesia negara kaya&rdquo; imbuhnya.</p>
<p>Selain bermain games, penampilan seni dan kreativitas dari peserta, terdapat pula sesi Dialog antar Tokoh Agama dalam kegiatan Kamp Kebangsaan ini. Dialog antar Tokoh Agama itu sendiri dihadiri oleh Ust. Jajat Sudrajat (GP Ansor Kota Tangerang), Ignatius Arie Titahelu (Sekertaris Pemuda Katolik Banten) Pdt. Doni Susanto, S.Th (Muspija Banten), Bhikkhu Abhipunno, B.A. (Kepala Vihara Siddharta), Putu Bayu Anggara Wanapati (Kordinator kepemudaan PHDI Kota Tangerang), Js. Yugi Yunardi, S.Pt, M.Ag (Ketua Umum DPN PAKIN). Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Gerakan UNITI, Bapak H. Baskara Harimukti Sukarya sebagai salah satu Tokoh Pluralisme untuk memberikan pemaparan tentang Pancasila sebagai wujud toleransi dalam Kebhinekaan serta membuka tanya jawab dalam sesi Kebangsaan.</p>
<p>Kegiatan Kamp Kebangsaan juga diisi dengan acara bernyanyi bersama sambil menikmati makanan tradisional seperti pisang, singkong, dan kacang rebus ditemani hangatnya api unggun pada malam hari. (Ardo)</p>
<div class="wp-socializer wpsr-share-icons" data-lg-action="show" data-sm-action="show" data-sm-width="768"><h3>POJOKREDAKSI.COM</h3><div class="wpsr-si-inner"><div class="socializer sr-popup sr-40px sr-circle sr-opacity sr-pad"><span class="sr-whatsapp"><a data-mobile="whatsapp://send?text=Pemuda%20Lintas%20Agama%20Kota%20Tengerang%20Belajar%20Toleransi%3A%20Menjadikan%20Indonesia%20Hebat%20-%20https%3A%2F%2Fpojokredaksi.com%2F21195%2Fpemuda-lintas-agama-kota-tengerang-belajar-toleransi-menjadikan-indonesia-hebat%2F" data-id="whatsapp" style="color:#ffffff;" rel="nofollow" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Pemuda%20Lintas%20Agama%20Kota%20Tengerang%20Belajar%20Toleransi%3A%20Menjadikan%20Indonesia%20Hebat%20https%3A%2F%2Fpojokredaksi.com%2F21195%2Fpemuda-lintas-agama-kota-tengerang-belajar-toleransi-menjadikan-indonesia-hebat%2F" target="_blank" title="WhatsApp"><i class="fab fa-whatsapp"></i></a></span>
<span class="sr-share-menu"><a href="#" target="_blank" title="More share links" style="color:#ffffff;" data-metadata='{"url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/21195\/pemuda-lintas-agama-kota-tengerang-belajar-toleransi-menjadikan-indonesia-hebat\/","title":"Pemuda Lintas Agama Kota Tengerang Belajar Toleransi: Menjadikan Indonesia Hebat","excerpt":"Pojokredaksi.com, Tangerang -\u00a0 Komunitas Kebangsaan Tangerang Raya bekerja sama dengan organisa","image":"https:\/\/pojokredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/WhatsApp-Image-2022-10-18-at-11.46.25.jpeg","short-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/?p=21195","rss-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/feed\/","comments-section":"comments","raw-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/21195\/pemuda-lintas-agama-kota-tengerang-belajar-toleransi-menjadikan-indonesia-hebat\/","twitter-username":"","fb-app-id":"","fb-app-secret":""}'><i class="fa fa-plus"></i></a></span></div></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pojokredaksi.com/21195/pemuda-lintas-agama-kota-tengerang-belajar-toleransi-menjadikan-indonesia-hebat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harapan KWI Terkait Pesparani II di Kupang, NTT</title>
		<link>https://pojokredaksi.com/17839/harapan-kwi-terkait-pesparani-ii-di-kupang-ntt/</link>
					<comments>https://pojokredaksi.com/17839/harapan-kwi-terkait-pesparani-ii-di-kupang-ntt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tinus Wuarmanuk]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 May 2022 02:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pojok Travel]]></category>
		<category><![CDATA[LP3KD]]></category>
		<category><![CDATA[LP3KN]]></category>
		<category><![CDATA[Moderasi Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Muliawan Margadana]]></category>
		<category><![CDATA[Pesparani II]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pojokredaksi.com/?p=17839</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Pojokredaksi.com &#8211; Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja (KWI) Indonesia Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC mengatakan berbicara soal moderasi beragama, ada empat pilar yang menjadi indikator penting. Pertama, toleransi yaitu sikap aktif bukan sekadar pasif tentang menghargai orang lain.&#160;Kedua, nilai kemanusiaan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, <strong>Pojokredaksi.com</strong> &ndash; Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja (KWI) Indonesia Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC mengatakan berbicara soal moderasi beragama, ada empat pilar yang menjadi indikator penting.</p>
<p><em>Pertama</em>, toleransi yaitu sikap aktif bukan sekadar pasif tentang menghargai orang lain.&nbsp;<em>Kedua</em>, nilai kemanusiaan yaitu menentang apapun yang bertentangan dengan harkat dan martabat manusia.&nbsp;<em>Ketiga</em>, budaya lokal harus diterima sebagai penguat kehidupan berbangsa dan bernegara.&nbsp;<em>Keempat</em>, komitmen kebangsaan terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/17836/menuju-pesparani-ii-kupang-menteri-agama-buka-rakernas-lp3kn-lp3kd/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Menuju Pesparani II Kupang, Menteri Agama Buka Rakernas LP3KN-LP3KD</span></a></div><p>&ldquo;Empat indikator ini harus mewarnai Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II di Kupang, Nusa Tenggara Timur tahun 2022 ini. Jadi bukan sekadar pesta gerejani, tetapi pesta kemanusiaan,&rdquo; ujar Mgr. Subianto dalam Misa syukur pembukaan Rapat Kerja Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional di Pusat Pastoral Samadi, Klender, Jakarta Timur pada Minggu, 13/5.</p>
<p>Mewakili KWI, Mgr. Subianto menegaskan dari Pesparani lahirlah semangat persaudaraan. Semua orang berusaha menyanyikan, melantunkan, dan melafalkan persaudaraan. Ada satu tarikan nafas persaudaraan dalam Pesparani.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/17852/drs-fransikus-xaverius-mote-m-si-ketua-umum-lp3kd-papua-kecam-pemerintah-bila-tidak-serius-memperhatikan-anggaran-pesparani/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Drs. Fransikus Xaverius Mote, M.Si, Ketua Umum LP3KD Papua: Kecam Pemerintah Bila Tidak Serius Memperhatikan Anggaran Pesparani</span></a></div><p>Sebutnya Gereja Katolik mendukung penuh program-program penguat moderasi beragama dari Kementerian Agama. Gereja mendukung pemerintah untuk menguatkan kesadaran masyarakat akan hidup beragama orang lain.</p>
<p>&ldquo;Bagi KWI Pesparani adalah salah satu program penguat moderasi beragama. Sebab dalam kegiatan ini tidak saja menyasar umat Katolik tetapi partisipasi seluruh umat beragama lain. Ada contoh konkrit panitia Pesparani ketuanya dari kalangan non-Katolik,&rdquo; ujar Mgr. Subianto.</p>
<div class="internal-linking-related-contents"><a href="https://pojokredaksi.com/20866/selain-mengeratkan-persaudaraan-pesparani-ii-kupang-menumbuhkan-perekonomian-daerah/" class="template-2"><span class="cta">Baca Juga :</span><span class="postTitle">Selain Mengeratkan Persaudaraan, Pesparani II Kupang Menumbuhkan Perekonomian Daerah</span></a></div><p>Karena itu Gereja berharap dalam Rakernas kali ini perlu membahas hal-hal penting khususnya situasi-situasi tertentu yang berpotensi menghambat moderasi beragama.</p>
<p>&ldquo;Anggota LP3KN dan LP3KD perlu serius mengevaluasi persoalan-persoalan internal yang tidak sejalan dengan semangat persaudaraan yang menguat di Pesparani.&rdquo;</p>
<p>Ketua Bidang Humas LP3KN, Muliawan Margadana menambahkan Pesparani II di Kupang harus membawa pesan persaudaraan. Pesparani harus dipandang sebagai perlombaan yang menyuarakan persaudaraan, kerukunan dalam bingkai kebhinekaan. Sebab, menurutnya, kebhinekaan merupakan kekayaan bangsa yang besar.</p>
<p>&ldquo;Persatuan, kerukunan, dan persaudaraan harus dipertahankan agar membawa Indonesia menjadi negara yang besar dan dihormati karena penghargaan terhadap martabat manusia diutamakan.</p>
<div class="wp-socializer wpsr-share-icons" data-lg-action="show" data-sm-action="show" data-sm-width="768"><h3>POJOKREDAKSI.COM</h3><div class="wpsr-si-inner"><div class="socializer sr-popup sr-40px sr-circle sr-opacity sr-pad"><span class="sr-whatsapp"><a data-mobile="whatsapp://send?text=Harapan%20KWI%20Terkait%20Pesparani%20II%20di%20Kupang%2C%20NTT%20-%20https%3A%2F%2Fpojokredaksi.com%2F17839%2Fharapan-kwi-terkait-pesparani-ii-di-kupang-ntt%2F" data-id="whatsapp" style="color:#ffffff;" rel="nofollow" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Harapan%20KWI%20Terkait%20Pesparani%20II%20di%20Kupang%2C%20NTT%20https%3A%2F%2Fpojokredaksi.com%2F17839%2Fharapan-kwi-terkait-pesparani-ii-di-kupang-ntt%2F" target="_blank" title="WhatsApp"><i class="fab fa-whatsapp"></i></a></span>
<span class="sr-share-menu"><a href="#" target="_blank" title="More share links" style="color:#ffffff;" data-metadata='{"url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/17839\/harapan-kwi-terkait-pesparani-ii-di-kupang-ntt\/","title":"Harapan KWI Terkait Pesparani II di Kupang, NTT","excerpt":"Jakarta, Pojokredaksi.com - Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja (KWI) Indonesia Mgr. Antonius","image":"https:\/\/pojokredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_8405.jpg","short-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/?p=17839","rss-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/feed\/","comments-section":"comments","raw-url":"https:\/\/pojokredaksi.com\/17839\/harapan-kwi-terkait-pesparani-ii-di-kupang-ntt\/","twitter-username":"","fb-app-id":"","fb-app-secret":""}'><i class="fa fa-plus"></i></a></span></div></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pojokredaksi.com/17839/harapan-kwi-terkait-pesparani-ii-di-kupang-ntt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
