Ngaku Dinas di Polda Jatim dan Gelapkan Emas Pacarnya Polisi Gadungan Berhasil Dicokok Polsek Wiyung

surabaya

Surabaya, POJOKREDAKSI.COM – Warga Gayungsari Barat berhasil diamankan jajaran Kepolisian Polsek Wiyung, setelah mengaku sebagai seorang polisi dan mengelapkan perhiasan emas seberat 9 gram yang merupakan milik pacarnya sendiri inisial RN (22) warga wiyung.

Tersangka bernama Rafael Axel Arya Andino (19) yang mengaku sebagai polisi yang berdinas di Polda Jatim tak mampu berkelit ketika dicokok polisi sungguhan.

Kapolsek Wiyung Kompol Slamet Agus Sumbono mengatakan, kasus bermula saat tersangka bertemu dengan korban RN awal September 2024, saat itu keduanya terlibat komunikasi intens terlebih lagi tersangka kepada korban mengaku anggota polisi yang berdinas di Intelkam Polda Jatim.

“korban melihat foto-foto tersangka berseragam polisi sehingga semakin percaya dan tertarik,” Kata Kompol Slamet, kamis (31/10/2024).

Kompol Slamet menjelaskan, dari seringnya komunikasi Walhasil hubungan keduanya pun semakin mesra dan menjalin hubungan kekasih atau pacaran. Hingga pada akhir September 2024 tersangka kemudian meminjam perhiasan milik korban.

“Tersangka meminjam perhiasan korban akan dikembalikan seminggu kemudian. Namun tidak dikembalikan dan malah dijual di Blauran,”jelas Slamet.

Namun saat ditagih tersangka selalu berkelit seminggu lagi akan dikembalikan, selain itu tersangka malah kembali meminjam uang kepada korban. Merasa ditipu korban kemudian melapor ke Polsek Wiyung hingga akhirnya tersangka berhasil ditangkap.

“tersangka melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus mengaku sebagai anggota Polri dan berusaha meyakinkan korban dengan menunjukkan almamater Polri dan foto saat berseragam Polri. Dia mengaku anggota Intelkam Polda Jatim. Padahal nggak lulus sekolah SMA,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Seorang Pemancing Tewas Tenggelam Setelah Perahunya Tengelam di Mangrove Gunung Anyar

Lanjut Kompol Slamet, tersangka dan korban sebenarnya merupakan teman semasa SMP. Tersangka mengaku sudah berdinas sebagai polisi selama setahun tetapi rupanya dia mendapat seragam polisi dan almamater dengan cara membeli di Wonokromo.

“Tersangka mengaku angkatan 47. Setelah dikonfirmasi nggak ada yang kenal. Dia sudah setahun mengaku sebagai polisi, untuk korban dua orang sementara,” Pungkas Kompol Slamet.

(Sigit Santoso)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Pojok WA