Kisah Inspiratif Warga Ex Kampung 1001 Malam Menjadi Guru Ngaji di Rusunawa Benowo-Pakal Surabaya

surabaya

Surabaya, POJOKREDAKSI.COM – Tidak pernah terpikirkan di dalam benak Sri Purwanti warga Ex Kampung 1001 malam, yang kini telah menghuni Rusunawa Benowo – Pakal, jika suatu waktu kelak ia akan menjadi seorang guru ngaji.

Di Mushola yang ada di Rusunawa Benowo – Pakal, ia mengabdikan diri untuk mengajarkan pengetahuan agama islam khusunya kepada anak-anak dalam hal membaca Al-Quran di Rusunawa milik Pemkot Surabaya tersebut.

Saat diundang disebuah acara podcast di Radio Suara Muslim Surabaya Sri Purwanti mengatakan, ia mengabdikan diri menjadi guru ngaji setelah ia melihat banyak anak-anak yang hanya bermain saja tanpa ada yang mengaji, makanya saya ingin mengadakan belajar mengaji di Rusunawa Benowo pakal.

“Awalnya anak-anak susah kalau diajak mengaji, karena kebiasaan mereka bermain setiap hari, dan Allhamdulilah lama kelamaan banyak anak-anak yang ikut ngaji,” Ucap wanti, rabu (6/11/2024).

Wanti menerangkan, selama ia mengajar mengaji di Rusunawa Benowo – Pakal, ia juga dibantu dari Baitul maal Griya Qur’an, mulai dari guru ngaji hingga buku bacaan Al-Qur’an.

“Allhamdulilah, sekarang sudah ada 70 anak yang setiap hari mengaji, untuk jadwalnya habis sholat magrib,”terangnya.

“Saya ucapkan rasa Terima kasih kepada Baitul Maal Griya Qur’an yang sudah banyak membatu untuk kegiatan mengaji di rusun, dan saya juga ucapkan Terima kasih kepada Pemkot Surabaya khusunya Kepala Dinas DPRKPP dan jajaranya karena sudah mengijinkan untuk kegiatan belajar mengaji di Rusunawa Benowo – Pakal,”tutup wanti.

Baca Juga :  PMKRI dan GMNI Medan Turun ke Jalan, Serukan “Selamatkan Indonesia”: Soroti Krisis Ekonomi, Dugaan Korupsi MBG hingga Ancaman Supremasi Sipil

Sementara itu Direktur Baitul Maal Griya Qur’an Ustad Irul dalam Podcast mengatakan, jika program beasiswa mengaji untuk anak-anak di Rusunawa Benowo-Pakal ialah ingin menciptakan generasi Qur’an lebih banyak lagi, karena kondisi di rusun masih ada anak – anak yang kurang mempelajari Al – Qur’an.

“Anak-anak yang di rusun itukan dari relokasi Kampung 1001 Malam, makanya kita serahkan kepada Bu Wanti karena beliaunya yang tau karakter anak -anak di sana, kita hanya membatu pembiayaan dan kebutuhan anak-anak disana,” Kata Ustad Irul.

Ustad Irul juga menambahkan, jika program ini ingin 10 tahun kedepan kita punya generasi yang dilandasi Al-Qur’an.

“Kita ingin anak-anak di Rusunawa Benowo – Pakal punya landasan Al Qur’an yang lebih baik lagi,” Tambahnya.

(Sigit Santoso)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Pojok WA