
Rohil, POJOKREDAKSI.COM – Permasalahan hukum antara Hulman Tampubolon dan ahliwaris Almarhum Jamada Situmorang yang sampai saat ini masih berlanjut terkait sengketa lahan ladang kelapa sawit.
Hulman Tampubolon diduga merasa dunia miliknya beserta dengan kelompok atau gerombolannya, bahkan Hulman merasa bahwa hukum dapat dikendalikan, seakan raja diatas segalanya.
Sekira pukul 18.15 Wib puluhan anggota Hulman Tampubolon langsung melakukan Penyerangan di kediaman ibu Sarma Intan Situmorang yang merupakan Ahliwaris Almarhum Jamada Situmorang di Jalan Lintas Sumatera Banjar XII Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.
Hulman bersama puluhan anggotanya langsung melempari batu kearah kediaman ibu Sarma Intan Situmorang.
Akibat kejadian penyerangan rumah kediaman ibu Sarma intan tersebut, juga wartawan media Sindo7 (Sariaman Situmorang) yang sedang melakukan tugas jurnalistik meliput di lokasi tidak luput dari serangan, menjadi korban lemparan batu
Wartawan Sindo7 Sariaman Situmorang menjadi korban keganasan Hulman Tampubolon dkk, mengalami luka di kepala dan mulut, karena banyak ceceran darah yang tidak ada hentinya, kemudia wartawan yang sedang bertugas berada di lokasi tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Atas kejadian yang dilakukan oleh anggota rombongan Hulman Tampubolon tersebut, keluarga besar dari ibu Sarma intan Situmorang akan melakukan upaya hukum, dikarenakan seisi rumah juga sudah tidak nyaman lagi tinggal di kediamannya tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada itikad baik dari Hulman Tampubolon dkk. Bahkan merasa perbuatan yang telah dilakukan tersebut seakan bukan merupakan suatu kesalahan atau seperti bukan tindak pidana perbuatan melawan hukum.
(Red)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS