
Surabaya, POJOKREDAKSI.COM – Jasad kakek tua yang tercebur dan terseret arus di kali Jagir Surabaya akhirnya di temukan dengan kondisi meningal dan mengapung di sisi timur pintu air Jagir, pada Jumat 31 Januari 2025, pukul 17:20 wib.
Kakek tua tersebut bernama Anwar (84) beralamat di Jalan Kembang Kuning Gang 4 No 6, kakek tersebut memakai kaos garis biru putih dan memakai celana putih.
“Allhamdulilah korban sudah di temukan di radius 620 Meter dari lokasi awal tenggelam,” ujar Sub Koordinator kedaruratan BPBD Surabaya Arif Sunandar, jumat (31/1/2025).
Arif menambahkan, saat korban ditemukan kondisi mengapung dengan pakaian yang masih utuh, di tubuh korban juga ditemukan beberapa tanda pengenal yang sulit terbaca karena terendam air.

“Ada tanda pengenal paguyuban becak di celana korban, hingga saat ini belum ada keluarga yang melaporkan kehilangan keluarga,” tambah Arif.
Sementara itu, Komandan Tim Operasi Basarnas Surabaya Gani Wiratama mengatakan, petugas melakukan pencarian dari lokasi awal korban tenggelam di dekat Pintu Air Jagir hingga ke kawasan Mangrove Wonorejo.
“Luas area pencarian 10 kilometer dari lokasi awal hingga kawasan wisata mangrove di Wonorejo. Untuk perahu karet ada delapan yang dikerahkan,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya kakek tersebut tengelam di kali Jagir dan sempat berteriak sambil melambaikan tangan minta tolong, namun warga sekitar tak bisa berbuat banyak karena korban sudah di tengah dan arus sungai deras.
Salah seorang pengendara ojek online, Rizki, 24, mengatakan, saat melintas di dekat Pintu Air Jagir dirinya melihat seorang pria tua sudah tercebur sungai.
“Korban laki-laki sempat teriak meminta tolong-tolong saat sudah di tengah sungai,” ujarnya.
Selanjutnya Jenazah korban lalu dievakuasi ke atas perahu oleh Tim SAR dan BPBD Kota Surabaya. Kemudian dibawa naik ke atas daratan untuk dipriksa oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya. Jenazah lalu dibawa menggunakan ambulans ke RSUD dr Soetomo untuk keperluan visum.
(Sigit Santoso)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS