Willy Agus Utomo Kritik Tajam Pernyataan Luhut yang Mengatakan Pemerintah Jangan Terlalu Diatur Organisasi Buruh Tentang Kenaikan Upah

Medan, POJOKREDAKSI.COM – Aktivis Buruh sekaligus sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut), Willy Agus Utomo, mengkritik tajam pernyataan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang mengatakan ” Pemerintah Jangan Terlalu Diatur Organisasi Buruh Tentang Kenaikan Upah”, menurut Willy pernyataan tersebut adalah Kontroversial dan dapat menimbulkan kemarahaan kaum buruh Indonesia yang saat ini masih jauh dari keadilan dan kesejahteraan.

“Pernyataan Luhut sangat Tendensius dan Kontroversial, dia menunjukan dirinya bukan sebagai Pemerintah tapi pengusaha yang punya kepentingan lain, ini bisa membuat kondisi perburuhan tidak kondusif akibat pernyataan dia sebagai menteri di kabinet Prabowo,” tegas Willy Agus Utomo yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Buruh kepada Wartawan di Medan, Senin, (17-10).

Seharusnya kata Willy, sebagai menteri harusnya dalam bersikap netral kepada rakyatnya, tidak berpihak kepada suatu kelompok atau golongan manapun, Willy juga sangat menyangkan statemen Luhut yang menyakiti hati kaum buruh Indonesia.

“Kalau statement seperti itu, artinya ia sebagai menteri bisa dikatakan hanya mendengar suara kaum pengusaha atau kapitalis yang memang mau untuk sebesar besarnya dan mengeluarkan biaya sekecil nya diantaranya upah buruh agar murah terus di Indonesia,’ ungkap Willy.

Willy juga menduga statement Luhut ini pastinya mewakili kepentingan penguasaan yang tidak mau buruh Indonesia sejahtera, padahal Presiden Prabowo tidak pernah memiliki program yang tidak mementingkan rakyat kecil khususnya kaum buruh.

“Apa ketergantungan Luhut jika upah buruh layak, berarti dia tidak mewujudkan cita cita program pak Prabowo yang akan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia,” ketua Willy.

Baca Juga :  Bazar Ramadhan TNI di Cirebon Diserbu Warga, Harga Sembako Jauh Lebih Murah

Willy menambahkan, Luhut selama ini memang dianggap rakyat tidak pernah mengeluarkan kebijakan yang pro rakyat kecil selama ia menjabat sebagai menteri, dan statement dia selalu kontroversial di tengah tengah masyarakat Indonesia.

“Sudah seharusnya Menteri yang seperti ini dapat diganti oleh Presiden Prabowo, agar tidak buat gaduh negara ini, yang saat ini sedang tidak baik – baik saja,” pungkasnya.

(Afriyansyah)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Pojok WA