
Musi Rawas, POJOKREDAKSI.COM – Upaya menjaring talenta terbaik sepakbola usia muda terus dimaksimalkan. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Musi Rawas resmi menggelar seleksi terbuka untuk membentuk tim yang akan berlaga di ajang Piala Gubernur Sumatera Selatan U-15 tahun 2026.
Langkah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi serius dalam membangun fondasi sepakbola daerah sejak usia dini. Dengan format seleksi berlapis, PSSI Musi Rawas berupaya memastikan hanya pemain terbaik yang akan memperkuat tim kabupaten di level provinsi.
Seleksi tingkat kabupaten ini dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah dilaksanakan pada 17–18 April 2026 di Lapangan Desa E Wonokerto. Pada tahap ini, peserta berasal dari tim-tim terbaik yang sebelumnya berhasil meraih juara dalam ajang Piala Bupati Musi Rawas 2025.
Puluhan atlet muda dari empat tim peringkat teratas turut ambil bagian dalam seleksi awal tersebut. Mereka diuji langsung oleh tim pelatih untuk menilai kemampuan teknis, fisik, serta potensi perkembangan ke depan.
Ketua pelaksana kegiatan, Nofi, menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan tahap awal dalam menyusun kerangka tim Musi Rawas yang akan tampil di Piala Gubernur Sumsel.
“Tujuan utama dari seleksi ini adalah membentuk tim sepakbola U-15 Musi Rawas yang benar-benar kompetitif. Kami ingin mendapatkan pemain terbaik yang siap bersaing di tingkat provinsi,” ujarnya.
Namun demikian, hasil seleksi gelombang pertama menunjukkan bahwa kebutuhan tim belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total kebutuhan skuad, baru sekitar 30 persen pemain yang dinilai layak masuk dalam radar tim pelatih.
Artinya, masih terdapat ruang besar bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Sejauh ini baru sekitar 30 persen pemain yang memenuhi kriteria tim. Masih banyak posisi yang perlu diisi,” ungkap Nofi.
Kondisi ini membuka peluang lebar bagi para pesepakbola muda lainnya di Musi Rawas untuk ikut bersaing. PSSI setempat pun memastikan bahwa kesempatan tersebut akan diberikan melalui seleksi gelombang kedua yang bersifat terbuka untuk umum.
Seleksi tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 di Lapangan Sepakbola Talang Ubi, Kecamatan Mergang Sakti. Berbeda dengan tahap pertama, seleksi ini tidak terbatas pada tim tertentu, melainkan terbuka bagi seluruh atlet sepakbola usia U-15 di wilayah Musi Rawas.
PSSI Musi Rawas berharap seleksi terbuka ini dapat menjaring lebih banyak pemain potensial yang sebelumnya belum terpantau.
“Kami mengajak seluruh atlet sepakbola muda di Musi Rawas untuk memanfaatkan kesempatan ini. Masih banyak peluang untuk bergabung dalam tim,” kata Nofi.
Ia juga menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara objektif dan profesional, dengan fokus pada kualitas individu serta potensi kontribusi terhadap tim.
Sementara itu, Ketua PSSI Musi Rawas, Yahya Bustori, menaruh harapan besar terhadap proses seleksi ini. Ia menilai ajang Piala Gubernur Sumsel bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi talenta muda daerah.
Menurutnya, keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga dari proses pembinaan yang dilakukan sejak awal.
“Kami ingin seleksi ini benar-benar menghasilkan pemain berbakat yang bisa membawa nama baik Musi Rawas di tingkat provinsi,” ujar Yahya.
Ia juga menegaskan komitmen PSSI Musi Rawas dalam mendukung penuh persiapan tim, mulai dari seleksi hingga kompetisi berlangsung.
Lebih jauh, Yahya yang akrab disapa Yahya Pelawe ini mengingatkan bahwa kesempatan untuk lolos ke tim kabupaten masih sangat terbuka. Ia mengimbau para pemain muda untuk tidak menyia-nyiakan peluang dalam seleksi terbuka mendatang.
“Kami berharap seluruh atlet sepakbola di Musi Rawas bisa hadir dan mengikuti seleksi ini. Kesempatan masih terbuka lebar untuk menjadi bagian dari tim terbaik,” tegasnya.
Momentum seleksi ini menjadi penting, mengingat Piala Gubernur Sumatera Selatan U-15 merupakan salah satu ajang bergengsi di tingkat provinsi yang kerap melahirkan pemain-pemain potensial ke level yang lebih tinggi.
Dengan sistem seleksi yang lebih terbuka dan kompetitif, PSSI Musi Rawas ingin memastikan regenerasi pemain berjalan optimal. Selain itu, pendekatan ini juga memberi ruang yang adil bagi seluruh talenta muda, tanpa terbatas pada latar belakang tim atau pengalaman kompetisi sebelumnya.
Jika dimanfaatkan dengan maksimal, seleksi terbuka ini bukan hanya menjadi pintu masuk ke tim kabupaten, tetapi juga menjadi langkah awal menuju karier sepakbola yang lebih profesional.
Kini, semua kembali pada kesiapan dan keseriusan para pemain muda Musi Rawas. Apakah mereka mampu memanfaatkan peluang ini, atau justru melewatkannya begitu saja.
Satu hal yang pasti, persaingan menuju skuad Piala Gubernur Sumsel 2026 dipastikan akan semakin ketat.
(Liber S)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G