Satlantas Polres Kuningan Turun ke Sawah Bantu Petani Jagung, Bukti Polisi Kini Hadir Mengawal Ketahanan Pangan Nasional

Satlantas Polres Kuningan Turun ke Sawah Bantu Petani Jagung, Bukti Polisi Kini Hadir Mengawal Ketahanan Pangan Nasional

KUNINGAN, POJOKREDAKSI.COM– Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petani semata. Di berbagai daerah, dukungan lintas sektor terus diperkuat sebagai bentuk kolaborasi nyata menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat. Salah satu contoh konkret terlihat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ketika jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan turun langsung ke lahan pertanian untuk membantu petani melakukan pemupukan tanaman jagung.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (17/6/2026) tersebut menjadi simbol kuat bahwa program ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan semua elemen bangsa. Dalam kegiatan itu, anggota Satlantas Polres Kuningan berkolaborasi dengan Kelompok Tani Desa Cibulan melakukan gotong royong pemupukan tanaman jagung di lahan pertanian milik warga.

Pemandangan yang biasanya identik dengan aktivitas pengaturan lalu lintas berubah menjadi suasana kebersamaan di tengah hamparan lahan pertanian. Para personel kepolisian tampak membaur dengan para petani, berjalan menyusuri area tanam sambil membantu proses pemupukan yang menjadi salah satu tahapan penting dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jagung.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian tersebut menunjukkan bahwa peran Polri saat ini semakin luas dalam mendukung berbagai program strategis nasional. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kepolisian juga hadir untuk memberikan dukungan terhadap sektor-sektor yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pertanian.

Program ketahanan pangan sendiri menjadi salah satu fokus penting pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, hingga ancaman krisis pangan yang terjadi di sejumlah negara. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, kelompok tani, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Kasat Lantas Polres Kuningan menegaskan bahwa keterlibatan jajarannya dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari komitmen Polres Kuningan dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Menurutnya, dukungan terhadap para petani tidak cukup hanya dilakukan melalui pemantauan atau pendampingan administratif, tetapi juga melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Satlantas Polres Kuningan Turun Langsung Tanam Jagung Bersama Petani, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Ia menjelaskan bahwa Polres Kuningan berupaya memberikan dukungan maksimal kepada kelompok tani agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan penanaman dan pemupukan tanaman jagung yang menjadi komoditas penting bagi ketahanan pangan daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh kepada Kelompok Tani, khususnya dalam upaya meningkatkan produktivitas hasil panen. Salah satunya melalui aksi penanaman dan pemupukan jagung ini. Kami ingin memastikan sektor ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Kuningan terus berjalan dengan baik dan maksimal,” ujar Kasat Lantas Polres Kuningan di sela kegiatan.

Pemupukan menjadi salah satu tahap krusial dalam proses budidaya jagung. Nutrisi yang cukup akan membantu pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal sehingga berpengaruh terhadap hasil panen yang diperoleh petani. Karena itu, kegiatan gotong royong yang dilakukan bersama anggota kepolisian tersebut tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral yang meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan mereka.

Respon positif pun datang dari warga Desa Cibulan. Para petani mengaku senang dan terbantu dengan kehadiran anggota Polri yang ikut turun langsung ke sawah dan lahan pertanian. Menurut mereka, keterlibatan aparat kepolisian memberikan motivasi tambahan sekaligus menunjukkan bahwa sektor pertanian mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian juga memperkuat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat. Pendekatan humanis seperti ini dinilai mampu membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Indonesia.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, aksi yang dilakukan Satlantas Polres Kuningan mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan. Ketahanan pangan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan dukungan berkelanjutan dari berbagai unsur agar sektor pertanian mampu berkembang dan menghasilkan produksi yang mencukupi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Pemuda Katolik Gagas Gerakan Pemuda Penggerak Transformasi Digital

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi petani, mulai dari cuaca yang tidak menentu hingga kebutuhan sarana produksi pertanian yang terus meningkat, dukungan dari berbagai pihak menjadi energi tambahan untuk menjaga semangat para petani dalam mengolah lahan mereka.

Melalui kegiatan seperti ini, Polres Kuningan menunjukkan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam mendukung program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendorong terciptanya kemandirian pangan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Ke depan, sinergi antara kepolisian dan kelompok tani diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program pendampingan pertanian lainnya. Dengan kerja sama yang solid, target peningkatan produksi pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Kuningan diyakini dapat tercapai secara optimal.

Langkah sederhana berupa gotong royong pemupukan jagung di Desa Cibulan ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan bukan sekadar slogan. Ketika seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, upaya menjaga ketersediaan pangan nasional akan menjadi lebih kuat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang.

(SuryaAsia)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Pojok WA