
ASAHAN, POJOKREDAKSI.COM – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di empat desa di Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, telah selesai digelar pada Rabu (7/10/2026).
Empat desa yang melaksanakan Pilkades tersebut yakni Desa Aek Korsik, Desa Aek Nabuntu, Desa Ledong Barat, dan Desa Ledong Timur. Seluruh rangkaian pemungutan hingga penghitungan suara dilaporkan berlangsung tertib, aman dan lancar.
Berdasarkan hasil penghitungan suara sementara oleh panitia Pilkades, masing-masing desa telah memperoleh calon dengan suara terbanyak. Di Desa Ledong Barat, Wiludi berhasil meraih suara terbanyak dan mengungguli calon lainnya, Ummi Marilina Siagian.
Sementara di Desa Ledong Timur, Sahrijal memperoleh suara terbanyak setelah bersaing dengan Arik Kusmana.
Adapun di Desa Aek Korsik, Sugiono menjadi calon dengan perolehan suara terbanyak setelah mengalahkan Muhammad Yasir. Sedangkan di Desa Aek Nabuntu, Suhariamanto memperoleh suara terbanyak setelah mengungguli Muhammad Khairul Alamsyah.
Hasil tersebut menjadi bagian dari tahapan Pilkades serentak yang dilaksanakan di Kecamatan Aek Ledong.
Wiludi Ajak Warga Bersatu
Usai dinyatakan memperoleh suara terbanyak dalam penghitungan sementara Pilkades Desa Ledong Barat, Wiludi menyampaikan pesan persatuan kepada seluruh masyarakat.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Wiludi mengatakan bahwa seluruh proses pemilihan telah selesai. Karena itu, menurutnya, tidak ada lagi perbedaan berdasarkan nomor urut calon.
Ia mengajak seluruh masyarakat Desa Ledong Barat untuk kembali bersatu dan bersama-sama membangun desa.
“Setelah Pilkades selesai, tidak ada lagi 01 dan 02. Mari kita bersatu kembali untuk membangun Desa Ledong Barat yang kita cintai,” ujar Wiludi.
Menurutnya, kemenangan dalam Pilkades bukan semata-mata kemenangan pribadi, melainkan kemenangan bersama seluruh masyarakat Desa Ledong Barat.
Wiludi juga menegaskan bahwa Desa Ledong Barat merupakan milik bersama seluruh masyarakat. Karena itu, pembangunan desa membutuhkan keterlibatan dan dukungan berbagai pihak.
Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk bergandengan tangan demi membawa Desa Ledong Barat menjadi lebih maju.
“Kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama. Desa Ledong Barat adalah desa kita bersama. Untuk itu, mari kita bangun desa ini dengan cara kita. Kepada Ibu Umi juga, saya mengajak untuk bergandengan tangan membangun Desa Ledong Barat lebih maju lagi,” katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada pihak yang sebelumnya ikut dalam kontestasi Pilkades agar bersama-sama kembali membangun hubungan yang baik setelah proses pemilihan berakhir.
Camat Aek Ledong Apresiasi Partisipasi Masyarakat
Secara terpisah, Camat Aek Ledong, Ade Helmi, menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkades serentak di wilayahnya.
Ia berharap siapa pun kepala desa yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi masyarakat di masing-masing desa.
Menurut Ade Helmi, setelah melalui proses pemungutan dan penghitungan suara, telah diperoleh empat calon kepala desa dengan perolehan suara terbanyak di desa masing-masing.
Ia berharap para kepala desa yang terpilih nantinya mampu menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
Selain menjalankan pemerintahan desa, kepala desa juga diharapkan dapat menjawab berbagai kebutuhan serta aspirasi masyarakat.
“Harapan kami, seluruh kepala desa yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu menjawab berbagai kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” kata Ade Helmi.
Pilkades Berjalan Aman dan Kondusif
Ade Helmi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia Pilkades yang telah melaksanakan tahapan pemilihan di empat desa Kecamatan Aek Ledong.
Menurutnya, seluruh tahapan Pilkades dapat terlaksana dengan baik sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
Ia mengapresiasi kerja seluruh panitia serta berbagai pihak yang ikut mendukung pelaksanaan Pilkades sehingga proses demokrasi di tingkat desa tersebut dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.
Camat Aek Ledong berharap situasi yang aman dan kondusif tersebut dapat terus dipertahankan setelah pelaksanaan pemilihan selesai.
Pelaksanaan Pilkades serentak di empat desa Kecamatan Aek Ledong tidak hanya menjadi momentum pemilihan kepala desa, tetapi juga menjadi bagian dari proses demokrasi di tingkat masyarakat desa.
Semangat kebersamaan setelah pemilihan dinilai penting agar perbedaan pilihan selama proses Pilkades tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk kembali bekerja sama.
Dengan berakhirnya proses pemungutan dan penghitungan suara, perhatian selanjutnya diarahkan pada bagaimana kepala desa terpilih dapat menjalankan amanah serta memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
Bagi Desa Ledong Barat, ajakan Wiludi untuk tidak lagi melihat masyarakat berdasarkan nomor urut calon menjadi pesan penting setelah kompetisi politik desa berakhir.
Seluruh masyarakat diharapkan dapat kembali bersatu dan bersama-sama mendukung pembangunan desa.
Sementara itu, pelaksanaan Pilkades yang berlangsung tertib, aman dan lancar di empat desa Kecamatan Aek Ledong menjadi bagian dari harapan agar pemerintahan desa ke depan dapat berjalan dengan baik dan mampu membawa kemajuan serta kesejahteraan bagi masyarakat.
Dengan demikian, Pilkades tidak berhenti pada hasil pemungutan suara, tetapi menjadi awal bagi kepala desa terpilih untuk menjalankan amanah dan membangun desa berdasarkan kebutuhan serta aspirasi masyarakat.
(Greg)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G