Ad Widget

Jalan Provinsi Penghubung Brebes – Tegal Amblas, Bupati: Mungkin 5 Hari selesai di Perbaiki

Ad Widget

BREBES, POJOKREDAKSO.COM – Lubang jalan di ruas Kaliwadas Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Brebes masih menganga. Jalan provinsi penghubung Kabupaten Brebes-Tegal hingga Senin (15/2/2021) belum bisa dilewati.

Bupati Brebes Idza Priyanti yang meninjau langsung jalan meminta masyarakat untuk tidak melewatinya. Dalam kunjungannya pada Minggu (14/2/21) saat ini jalan sedang perbaikan oleh Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal.

“Saya mengimbau kepada warga yang biasa lewat Desa Batursari perbatasan Tuwel untuk sementara ini jalan tidak bisa dilewati, karena jalan ambles sedang diperbaiki,” ucapnya.

Ia mengatakan, saat ini sedang dilakukan penanganan tanggap darurat oleh pihak terkait. Dampaknya kendaraan roda empat tidak bisa lewat. Jalan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

“Karena kondisi saat ini masih hujan, kemungkinan waktu pengerjaan sampai lima hari, untuk itu harap bersabar,” ujarnya.

Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal Wahyutoro Soetarno menyampaikan, perbaikan dilakukan dengan pemasangan gorong-gorong baja bergelombang sepanjang aliran air di bawah jalan. Kemudian akan ditimbun material.

“Selanjutnya, akan dibuatkan kontruksi permanen dengan melebarkan lubang gorong-gorong,” jelasnya.

Melihat cuaca hujan, Wahyutoro menuturkan estimasi pengerjaan bisa memakan waktu cukup lama. Namun bila cuaca mendukung akan selesai dalam dua hari.

Koordinator Satgas PB BPBD Brebes Budi Sujatmiko menambahkan, jalan ambles terjadi Sabtu (13/2/2021) saat curah hujan deras. Di bawah jalan yang ambles merupakan gorong-gorong.

Gorong-gorong itu rusak karena tak kuat menahan gerusan air sungai yang cukup deras. Sehingga mengakibatkan jalan di atasnya ikut terkikis dan berlubang.

Budi mengungkapkan, akibat peristiwa ini, jalan sama sekali tidak dapat dilewati. Sebab akan membahayakan bagi pengendara. Dia sudah memasang rambu sementara tidak boleh dilewati kendaraan.

“Sementara berbahaya karena takut akan ada bagian lain yang ikut ambles,” ujarnya

(Yanto Simbolon)

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Ad Widget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *