Kopi Lulusan dari Alam Titik Nol Peradaban Marga Tamba

samosir

Samosir, POJOKREDAKSI.COM – Desa Tamba Dolok merupakan salah satu desa kenegrian Tamba, yang berada di Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Untuk mencapai tempat ini dapat ditempuh melalui darat maupun kapal penyebrangan.

Bus angkutan umum hanya sekali sehari yang sampai langsung ke Desa Tamba Dolok, pada jam 10.00 pagi dari terminal Sampri, yang berada dekat fly over Padang Bulan Medan. Ongkos sampri dari Medan Samosir hanya Rp.85.000,-.

Bila kita dengan mobil pribadi atau travel melalui perjalanan darat, kita dapat melewati Tele, kemudian melewati kecamatan Harian dan Kecamatan Sihotang.
Pilihan kedua kita dapat melewati Pangururan, Desa Riniate hingga akhirnya kita sampai di Pelabuhan Simbolon – Tamba, Kecamatan Palipi.

Waktu tempuh penyebrangan hanya 5 menit, untuk sampai ke Daratan Kenegrian Tamba. Lalu untuk sampai dari Pelabuhan Risomas atau yang biasa disebut warga Pelabuhan Ama Tipan, ke Desa Tamba Dolok butuh waktu tempuh kisaran 15 menit.

Desa Tamba Dolok sendiri merupakan Titik Nol Peradaban Marga Tamba yang merupakan salah satu kelompok marga dari si Raja Parna ( Simbolon, Ginting, Tumanggor, Sumbayak Dll). Sebagai Titik Nol Peradaban Marga Tamba, Desa Tamba Dolok memiliki pesona alam yang indah dan luar biasa.

Ada beberapa destinasi yang 5 tahun terakhir cukup viral di media sosial, diantaranya Bukit Simargulang Ombun dan Batu Maroppa.

Bagi kita yang ingin menikmati pemandangan Bukit Sibea Bea dari Bukit Simargulang Ombun cukup indah terlihat, dan Bukit Simargulang Ombun dapat ditempuh dengan kendaran roda dua maupun roda 4 hingga mencapai bukit.

Baca Juga :  Jalinsum Bulu Soma Rusak Parah Diduga Akibat Erosi Tanah

Bagi anda yang ingin menikmati destinasi wisata pendakian, kita dapat menempuh pendakian menuju lereng bukit Batu Maroppa. Dari Batu Maroppa kita akan dapat melihat bentangan keindahan Kenegrian Tamba ( 4 Desa Marga Tamba ), hingga pemandangan Danau Toba.

Selain kedua destinasi wisata yang sudah viral tersebut, sebagai Titik Nol Peradaban Marga Tamba, Desa Tamba Dolok juga mempunyai beberapa destinasi wisata adat dan tradisi, yang menyimpan sejarah peradaban Marga Tamba, diantaranya Tugu Si Tamba Tua, Mual Raja Tamba Tua, Pangulu Balang (Pamopar Sitonggor) dan mual Haranggian di Huta Parendean, serta beberapa sarkofagus marga Tamba dan gelengnya (marga lain) peninggalan zaman batu kuno.

Yang lebih menarik dari desa Tamba Dolok sebagai Titik Nol Peradaban Marga Tamba adalah Kopi Lulusan khas desa Tamba Dolok. Kopi Lulusan ini sendiri berasal dari daun Kopi yang dipetik dari tanaman kopi, kemudian dipanggang dan direbus. Kopi Lulusan ini, tidak dipasarkan keluar layaknya Kopi kemasan pada umumnya. Kita hanya dapat menikmatinya jika berkunjung ke desa Tamba Dolok.

Menurut warga setempat Kopi Lulusan ini memang tidak untuk dipasarkan karena hanya menjadi sajian khusus warga Desa Tamba Dolok, khususnya wilayah Dusun Hangganan, Sibuntuon pengganti Teh, dikala berkumpul.

Kopi Lulusan juga merupakan warisan turun temurun dari Desa Tamba Dolok kata Nai Marvel yang merupakan warga Desa Tamba Dolok, dusun 2 Hangganan.

(Reinheart Tamba)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Pojok WA