Tradisi Cek Ayam Jago Siswa PSHT, Sebelum Pengesahan Jadi Warga PSHT

psht

Surabaya, POJOKREDAKSI.COM – Ayam Jago dalam tradisi Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) merupakan tes siswa sebelum pengesahan menjadi warga PSHT

Terlihat Puluhan calon pendekar PSHT baik dari siswa reguler maupun siswa privat mendatangi kediaman Ketua PSHT Ranting Pakal Mas Wawan untuk memperlihatkan dan minta wejangan, sebelum ayam tersebut di jadikan sedekah untuk keselamatan.

Perlu diketahui cek Jago sendiri merupakan bagian penting untuk mengetahui sifat dan karakter siswa sebelum jadi warga PSHT.

Sri Purwanti siswa dari Rayon Privat Gelora Bung Tomo (GBT) mengatakan, ia bersama para siswa lainya pada minggu pagi ini baik dari siswa privat maupun reguler membawa ayam untuk diperlihatkan ke Ketua ranting untuk mengetahui apakah ayam kita sudah memenuhi ktiteria.

“Selain ingin melihat sifat dan karakter, kita juga ingin tahu apakah ayam yang kita bawa sudah layak dan memenuhi syarat, sebelum kita bawa untuk cek jago,” kata Wanti, Minggu (20/5/2025).

Ia menambahkan, jika ayam yang dipilih untuk tes jago harus dalam kondisi yang baik dan sesuai kriteria, baik dari segi fisik maupun warna, tidak cacat dan yang penting ayam dalam kondisi sehat.

“Allhamdulilah, tadi sudah dilihat dan sudah memenuhi syarat,” tambahnya.

“Tadi juga di beri nasehat sama mas Wawan, berkaitan dengan kebaikan dan pembinaan karakter yang baik,” Pungkasnya.

Perlu diketahui dalam cek jago meski terdengar sederhana, cek jago memiliki makna yang cukup dalam, cek jago diartikan sebagai simbol dari kesiapan dalam menghadapi tantangan hidup.

Baca Juga :  Sejukkan Suasana Kebangsaan Jombang Empowering Gandeng Tokoh Masyarakat untuk Berdoa Bersama

Hal ini menjadi penting terutama pada masyarakat yang masih menerapkan sistem kekerabatan yang erat. Namun, terkadang tes jago dianggap sebagai praktik klenik dan dihubungkan dengan perilaku dukun.

Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap makna dari cek jago itu sendiri. Masyarakat perlu memahami bahwa tes jago bukanlah sebuah praktik klenik, melainkan sebagai tradisi yang berisi makna yang dalam untuk pembinaan karakter.

(Sigit Santoso)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Pojok WA