Polsek Semampir ungkap Identitas Korban Pembacokan di Depan Warkop Coffe Black Semampir

Surabaya, POJOKREDAKSI.COM – Polsek Semampir Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akhirnya berhasil mengungkap identitas pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di depan Warkop Coffee Black, Jalan Wonokusumo Jaya, pada Minggu (18/1/2026).

Diketahui Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.45 WIB. Saat ditemukan, korban mengenakan sarung dan peci putih tanpa pakaian lain. Di samping jasad korban terdapat sepeda motor Yamaha berwarna biru tua dengan nomor polisi L 5506 DAM.

Petugas gabungan dari Polsek Semampir, Unit Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan BPBD Kota Surabaya mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Usai evakuasi, aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam di bagian perut kanan, kaki, dan punggung.

Kanit Reskrim Polsek Semampir Iptu Su’ud saat dikonfirmasi mengatakan, korban sebelumnya sempat mengalami penusukan di lokasi lain sebelum akhirnya tergeletak di depan warung kopi.

“Korban sebelum mengembuskan napas terakhir di warkop, terlebih dahulu ditusuk di depan rumah Jalan Wonokusumo Jaya Nomor 14. Di sekitar lokasi itu ditemukan banyak ceceran darah,” ujar Su’ud, Senin (19/1/2026).

Identitas korban akhirnya terungkap setelah penelusuran dilakukan melalui data kendaraan bermotor. Korban diketahui bernama Umar (34), warga Jalan Kedung Mangu.

Penelusuran dilakukan berdasarkan STNK sepeda motor yang ditemukan di lokasi kejadian. STNK tersebut tercatat atas nama MZAK alias Abidin, warga Dupak Bangunsari, Surabaya.

Baca Juga :  PMKRI Cabang Surabaya dan Ormas Katolik WKRI Gandeng Dr Michael Adakan Baksos Kesehatan Untuk Lansia

“Kasus ini masih kami lidik. Identitas korban dan motif masih didalami. Semoga pelaku segera tertangkap,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua RW XI Kecamatan Semampir, Anwar menerangkan, pembacokan dilakukan oleh sekitar empat orang yang datang menggunakan mobil.

“Korban ditemukan meninggal di wilayah RT 1, tetapi pembacokan terjadi di RT 4. Jaraknya sekitar 60 meter. Ada seorang ibu yang hendak ke pasar melihat kejadian itu, namun ketakutan dan lari,” terang Anwar.

Menurut Anwar, saksi mata melihat korban dibacok saat masih berada di atas sepeda motor oleh empat orang pelaku.

“Korban bukan warga sini. Pelakunya juga bukan orang sini, katanya menggunakan mobil warna putih,” tambahnya.

(Sigit Santoso)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Pojok WA