
Kota Cirebon, POJOKREDAKSI.COM – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran dilakukan di lingkungan Gereja GBI Calvary, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (6/3/2026).
Dalam kegiatan ini, Babinsa Lemahwungkuk dari Koramil Lemahwungkuk Kodim 0614/Kota Cirebon, Sertu Mu’ammar, turun langsung memantau sekaligus mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran yang diberikan oleh petugas Damkar Kota Cirebon.
Pelatihan yang berlangsung di halaman gereja di Jalan Yos Sudarso No. 44 tersebut diikuti oleh para petugas keamanan dan pengurus gereja.
Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan dasar dalam menangani potensi kebakaran sejak tahap awal.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon memberikan materi mengenai penggunaan serta perawatan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Peserta juga diperkenalkan dengan beberapa jenis APAR yang umum digunakan dalam penanganan kebakaran ringan, termasuk tabung jenis powder dan CO₂.
Selain materi teori, peserta langsung mengikuti simulasi penggunaan APAR. Dalam sesi praktik tersebut, para peserta mempelajari langkah-langkah pengoperasian alat pemadam, mulai dari teknik memegang tabung, membuka pengaman, hingga mengarahkan semprotan ke titik sumber api.
Babinsa Kelurahan Lemahwungkuk, Sertu Mu’ammar, menegaskan bahwa pelatihan semacam ini penting untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, khususnya petugas keamanan yang bertugas di fasilitas umum dan tempat ibadah.
Menurutnya, pengetahuan dasar mengenai penanganan kebakaran dapat menjadi langkah awal yang menentukan dalam mencegah meluasnya api saat terjadi keadaan darurat.
“Melalui pelatihan ini diharapkan para petugas keamanan dan pengurus gereja memahami cara penanganan awal kebakaran. Dengan begitu, jika terjadi insiden, mereka dapat bertindak cepat sebelum api membesar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa aparat kewilayahan akan terus mendukung kegiatan yang berorientasi pada peningkatan keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah binaan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan, baik saat penyampaian materi maupun simulasi pemadaman api.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan kebakaran sekaligus memperkuat kemampuan respons cepat di lingkungan tempat ibadah dan fasilitas publik.
(Surya Asia)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G