Bazar Ramadhan TNI di Cirebon Diserbu Warga, Harga Sembako Jauh Lebih Murah

TNI bantu masyarakat

Kota Cirebon, POJOKREDAKSI.COM — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, lonjakan harga bahan pokok menjadi kekhawatiran rutin masyarakat. Untuk menekan beban tersebut, jajaran Tentara Nasional Indonesia melalui Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar Bazar Ramadan murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Kegiatan ini langsung disambut antusias warga yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Bazar digelar di lingkungan Kodim 0614/Kota Cirebon pada Jumat (13/3/2026) sebagai bagian dari program nasional TNI yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia atas perintah Panglima TNI. Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh sembako dengan harga terjangkau menjelang Lebaran.

Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya inisiatif lokal, melainkan program terkoordinasi yang dilaksanakan secara luas.

“Pelaksanaan bazar hari ini dilaksanakan serentak di wilayah Korem 063/Sunan Gunung Jati dan juga di seluruh provinsi di Indonesia berdasarkan perintah Panglima TNI,” ujarnya.

Menurutnya, bazar murah ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan menengah ke bawah, yang biasanya paling terdampak kenaikan harga menjelang hari raya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan serupa tidak hanya berlangsung di Cirebon, tetapi juga di sejumlah daerah lain di wilayah Ciayumajakuning dan sekitarnya, termasuk Karawang, Purwakarta, dan Subang.

“Kami berharap dengan adanya bazar ini masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan hidup, khususnya menjelang Idulfitri. Ini bukan yang pertama, sebelumnya kegiatan serupa juga sudah dilaksanakan di beberapa daerah,” katanya.

Baca Juga :  Akibat Truk Kontainer Terjatuh di Tengah Jalan Lalu Lintas Simo Jawar Macet Total

Sementara itu, Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, menjelaskan bahwa komoditas yang dijual difokuskan pada bahan pokok yang secara historis mengalami kenaikan harga signifikan menjelang Lebaran.

Beberapa kebutuhan yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, telur, gula, serta bahan pokok lain yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga. Produk-produk tersebut dijual dengan harga lebih rendah berkat kerja sama dengan berbagai pihak.

“Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Idulfitri saat harga komoditas biasanya naik,” jelasnya.

Untuk menjaga harga tetap murah namun tetap berkualitas, panitia bazar melakukan koordinasi intensif dengan berbagai lembaga, termasuk Bulog dan para pedagang pasar. Langkah ini dilakukan agar pasokan barang stabil sekaligus memastikan harga yang ditawarkan benar-benar kompetitif.

Selain itu, sebagian besar produk yang dijual berasal dari koperasi satuan TNI, baik dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara. Skema ini memungkinkan harga ditekan karena rantai distribusi lebih pendek dibandingkan perdagangan konvensional.

“Kami menggandeng koperasi dari masing-masing satuan. Mereka tetap memperoleh keuntungan, tetapi tidak besar, sehingga harga yang dijual tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujar Drajat.

Kehadiran bazar murah tersebut terbukti efektif menarik minat warga. Banyak pengunjung mengaku sengaja datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang sekaligus memastikan mendapatkan barang kebutuhan yang diinginkan.

bazar sembako murah

Salah satu warga, Cindi (30), dari Kelurahan Sunyaragi, mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar tersebut. Ia menyebut harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di warung atau pasar tradisional.

“Tadi saya beli minyak dan telur. Harganya lebih murah dibanding di warung. Minyak satu liter Rp15 ribu, padahal biasanya sekitar Rp18 ribu. Telur juga tadi Rp29 ribu,” ungkapnya.

Baca Juga :  K SPSI AGN Sumut Dan KSPI Sumut Gelar Konferensi Pers : Tegakkan Supremasi Sipil Dan Sahkan RUU Ketenagakerjaan

Menurut Cindi, selisih harga tersebut cukup berarti bagi pengeluaran rumah tangga, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan meningkat tajam.

Antusiasme serupa juga terlihat dari warga lain yang berharap kegiatan seperti ini dapat digelar lebih sering, tidak hanya menjelang hari besar keagamaan. Mereka menilai bazar murah mampu menjadi solusi jangka pendek untuk menghadapi fluktuasi harga pangan.

Secara ekonomi, bazar semacam ini juga berperan sebagai instrumen stabilisasi pasar. Dengan menyediakan alternatif harga lebih rendah, kegiatan tersebut dapat menekan praktik spekulasi dan membantu menjaga daya beli masyarakat.

Di sisi lain, kehadiran TNI dalam kegiatan sosial ekonomi seperti ini menunjukkan peran institusi pertahanan tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat.

Program bazar Ramadan murah sendiri telah menjadi agenda rutin di berbagai daerah setiap menjelang Idulfitri. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan warga sipil melalui interaksi langsung di lapangan.

bazar ramadhan TNI

Dengan meningkatnya kebutuhan konsumsi menjelang Lebaran, pemerintah dan berbagai institusi diharapkan terus melakukan langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Bazar murah menjadi salah satu solusi cepat yang terbukti efektif dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Jika tren kenaikan harga terus berlanjut hingga mendekati hari raya, kegiatan serupa kemungkinan akan semakin dibutuhkan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, TNI, BUMN pangan, dan pelaku usaha menjadi kunci untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri tanpa tekanan ekonomi berlebihan.

(Surya Asia)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Pojok WA