
Kota Cirebon, POJOKREDAKSI.COM — Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah, pemerintah bersama aparat keamanan melakukan langkah preventif untuk menjamin keselamatan perjalanan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan ramp check (ramcheck) kendaraan angkutan umum penumpang di Terminal Harjamukti, wilayah Kota Cirebon.
Kegiatan pemeriksaan ini dihadiri Danramil 1402/Harjamukti Kapten Sugeng R yang mewakili Dandim 0614/Kota Cirebon, sebagai bagian dari sinergi lintas instansi dalam memastikan kesiapan sarana transportasi darat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Ramcheck dilakukan secara menyeluruh terhadap armada bus dan kendaraan angkutan umum lainnya yang akan mengangkut ribuan pemudik dari dan menuju Cirebon. Pemeriksaan melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, pemerintah daerah, serta Dinas Perhubungan.
Pemeriksaan Teknis hingga Administratif
Petugas melakukan inspeksi detail terhadap berbagai komponen penting kendaraan. Fokus utama pemeriksaan meliputi kelayakan teknis, keselamatan operasional, serta kelengkapan dokumen resmi.
Beberapa aspek yang diperiksa antara lain:
•Sistem pengereman
•Kondisi lampu utama dan lampu sein
•Kelayakan ban dan tekanan udara
•Fungsi wiper dan kaca kendaraan
•Sabuk keselamatan penumpang dan pengemudi
•Kondisi mesin dan sistem kelistrikan
•Kelengkapan dokumen kendaraan
•Surat izin operasional
•Kesehatan serta kesiapan pengemudi
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahwa setiap kendaraan yang beroperasi selama masa angkutan Lebaran benar-benar memenuhi standar keselamatan transportasi darat.
Menurut petugas, kegagalan teknis kendaraan merupakan salah satu faktor dominan penyebab kecelakaan bus saat musim mudik. Karena itu, ramcheck menjadi langkah krusial untuk meminimalkan risiko di jalan raya.
Sinergi Lintas Instansi untuk Keselamatan Pemudik
Kegiatan ramcheck tidak hanya melibatkan unsur transportasi, tetapi juga aparat keamanan dan pemerintah daerah. Turut hadir Wali Kota Cirebon, Kapolres Cirebon Kota, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon Drs. Andy Armawan, serta perwakilan instansi terkait lainnya.
Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa pengamanan mudik bukan sekadar urusan transportasi, melainkan tanggung jawab bersama lintas sektor.

Kapten Sugeng R menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Kendaraan angkutan umum harus benar-benar layak jalan sebelum membawa penumpang. Dengan pemeriksaan ini, potensi kecelakaan dapat ditekan sehingga masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran
Terminal Harjamukti merupakan salah satu simpul transportasi utama di wilayah Cirebon yang setiap tahun mengalami lonjakan penumpang signifikan saat musim mudik. Ribuan pemudik menggunakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun antarkota dalam provinsi (AKDP) untuk pulang ke kampung halaman.
Lonjakan penumpang biasanya mulai terjadi sekitar H-7 Lebaran dan mencapai puncak pada H-3 hingga H-1. Kondisi tersebut menuntut kesiapan armada dan sumber daya manusia agar pelayanan tetap aman dan tertib.
Ramcheck menjadi langkah preventif untuk menghindari penggunaan kendaraan yang tidak laik operasi akibat tekanan permintaan yang tinggi.
Selain faktor teknis kendaraan, petugas juga menyoroti pentingnya kondisi fisik pengemudi. Kelelahan, kurang tidur, dan tekanan kerja selama musim mudik berpotensi menurunkan konsentrasi saat berkendara.
Prioritas: Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang
Pemerintah menekankan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama selama penyelenggaraan angkutan Lebaran. Karena itu, kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan akan langsung diberikan rekomendasi perbaikan atau dilarang beroperasi sementara.
Upaya ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh bersama keluarga.
Selain pemeriksaan kendaraan, pihak terminal juga meningkatkan pengawasan terhadap ketertiban operasional, termasuk kepatuhan terhadap jadwal keberangkatan, kapasitas penumpang, dan tarif resmi.
Langkah ini penting untuk mencegah praktik overkapasitas yang berisiko membahayakan keselamatan serta kenyamanan penumpang.
Edukasi Keselamatan bagi Operator dan Sopir
Kegiatan ramcheck tidak hanya bersifat inspeksi, tetapi juga menjadi momentum edukasi bagi operator bus dan para pengemudi. Petugas memberikan imbauan agar perusahaan otobus melakukan perawatan berkala terhadap armada serta memastikan pengemudi dalam kondisi prima sebelum bertugas.
Pengemudi juga diingatkan untuk mematuhi batas kecepatan, rambu lalu lintas, serta aturan jam kerja guna menghindari kelelahan berlebihan.
Edukasi ini dinilai penting karena faktor manusia tetap menjadi penentu utama keselamatan perjalanan, selain kondisi kendaraan dan infrastruktur jalan.
Harapan Mudik Aman, Tertib, dan Lancar
Melalui pelaksanaan ramcheck secara terpadu, pemerintah berharap seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi selama masa Lebaran memenuhi standar keselamatan nasional.
Dengan demikian, perjalanan mudik dan arus balik dapat berlangsung:
•Aman dari risiko kecelakaan
•Tertib dalam operasional
•Nyaman bagi penumpang
•Lancar tanpa gangguan teknis
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan nasional menghadapi mobilitas besar masyarakat saat Idul Fitri, yang dikenal sebagai salah satu pergerakan manusia terbesar di Indonesia setiap tahunnya.
Komitmen Pelayanan Publik Selama Lebaran
Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan instansi transportasi menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keselamatan publik. Upaya preventif seperti ramcheck dinilai jauh lebih efektif dibanding penanganan setelah terjadi kecelakaan.

Masyarakat diimbau untuk memilih kendaraan resmi yang telah lulus pemeriksaan serta mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan, termasuk penggunaan sabuk pengaman dan tidak memaksakan membawa barang berlebihan.
Dengan kesiapan armada dan pengawasan ketat dari petugas, diharapkan tradisi mudik Lebaran tahun 2026 dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
(Surya Asia)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G