Emak-Emak Rusun Benowo Surabaya Bagikan 700 Takjil, Ludes Sekejap

Aksi sosial warga Surabaya

Surabaya, POJOKREDAKSI.COM — Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali terlihat dari aksi sosial warga Rusunawa Benowo Pakal, Surabaya. Sekelompok ibu rumah tangga yang tergabung dalam komunitas pengajian Nurrul Janah menggelar kegiatan pembagian takjil gratis kepada masyarakat, Sabtu (14/3/2026).

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 700 paket makanan berbuka puasa dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan Kauman SSRI, tepat di samping Polsek Pakal.

Aksi sosial yang digagas oleh Pasukan Emak-Emak (PASMAK) Rusun Benowo Pakal tersebut langsung menyedot perhatian warga sekitar dan pengendara. Sejak sore hari, puluhan ibu-ibu telah berkumpul di depan rusun dengan membawa kotak makanan dan aneka kudapan yang telah dipersiapkan secara swadaya.

Saat waktu menjelang berbuka semakin dekat, ratusan paket takjil itu pun dibagikan secara tertib kepada pengendara roda dua maupun roda empat.

Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari aksi serupa yang sebelumnya dilakukan oleh para santri Khoirul Mukmin Rusunawa Benowo Pakal. Pada Selasa (10/3/2026) lalu, puluhan santri juga membagikan sekitar 500 paket takjil. Kini, giliran para ibu-ibu pengajian yang menunjukkan kepedulian sosial mereka dengan jumlah paket yang lebih banyak.

Salah satu anggota pengajian Khoirul Mukmin, Ayu Widya, mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian nyata para ibu rumah tangga terhadap masyarakat sekitar. Menurutnya, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbanyak amal dan mempererat solidaritas sosial.

Baca Juga :  Guyub Rukun Selawase, Warga Rusun Benowo Pakal Gelar Tirakatan HUT ke-81 RI

“Kami menyiapkan total 700 paket takjil, terdiri dari 400 nasi kotak dan 300 paket jajanan ringan lengkap dengan air mineral. Semua habis dibagikan kepada para pengguna jalan,” ujar Ayu.

Ia menjelaskan bahwa makanan yang dibagikan berasal dari partisipasi warga rusun sendiri. Setiap keluarga menyumbangkan beberapa paket makanan sehingga jumlahnya dapat terkumpul dalam jumlah besar tanpa sponsor khusus.

“Setiap warga membawa tiga nasi kotak untuk disumbangkan. Selain itu ada juga kontribusi dari bapak-bapak dan jamaah lainnya. Semua murni swadaya,” tambahnya.

Menu yang dibagikan pun beragam, mulai dari nasi lengkap dengan lauk, gorengan, kue tradisional, hingga minuman segar. Variasi ini membuat paket takjil tidak hanya mengenyangkan tetapi juga cukup untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa para penerima.

berbagi takjil

Sementara itu, Devi, warga setempat yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut, menyebut aksi berbagi takjil ini telah menjadi agenda rutin tahunan komunitas pengajian Nurrul Janah selama bulan Ramadhan. Tahun 2026 ini menjadi penyelenggaraan yang ketiga kalinya.

“Alhamdulillah ini tahun ketiga kami mengadakan kegiatan berbagi takjil. Setiap tahun antusiasme ibu-ibu semakin tinggi,” kata Devi di sela-sela pembagian.

Menurutnya, seluruh proses mulai dari pengumpulan bahan, memasak, pengemasan hingga distribusi dilakukan sendiri oleh para anggota pengajian. Sekitar 30 ibu-ibu terlibat langsung sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara gotong royong.

“Hampir semua ibu-ibu berpartisipasi. Kami memasak dan mengemas sendiri, lalu turun langsung membagikan ke jalan. Total 700 paket sudah tersalurkan,” jelasnya.

Meski dilakukan secara sederhana, kegiatan ini berlangsung tertib dan lancar. Para ibu tampak mengenakan pakaian seragam pengajian sambil berdiri di tepi jalan, memberikan paket takjil kepada pengendara yang melintas. Sebagian lainnya bertugas mengatur antrean agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Baca Juga :  Ratusan Doorprize Ramaikan Malam Puncak Pentas Seni HUT ke-81 RI di Rusunawa Benowo Pakal

Warga sekitar pun menyambut baik kegiatan tersebut. Banyak pengendara yang sengaja memperlambat kendaraan saat melintas untuk menerima paket berbuka puasa gratis. Tidak sedikit pula yang mengucapkan terima kasih dan doa kepada para ibu yang membagikan makanan.

Aksi sosial ini juga dinilai mampu memperkuat hubungan antara warga rusun dengan masyarakat sekitar. Selain membantu mereka yang sedang dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba, kegiatan tersebut menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan perkotaan.

Menurut Devi, tujuan utama kegiatan bukan sekadar membagikan makanan, tetapi menumbuhkan semangat berbagi dan kebersamaan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlangsung setiap tahun dengan jumlah yang lebih banyak. Semoga semakin banyak warga yang tergerak untuk berbagi,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan sederhana tersebut dapat menginspirasi komunitas lain untuk melakukan hal serupa. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah, kepedulian sosial dinilai menjadi kunci menjaga keharmonisan masyarakat.

Ramadhan memang dikenal sebagai bulan penuh berkah, di mana berbagai komunitas berlomba-lomba melakukan kegiatan sosial, mulai dari santunan, buka puasa bersama, hingga pembagian takjil gratis. Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia yang menonjolkan nilai gotong royong dan solidaritas.

Kegiatan PASMAK Rusun Benowo Pakal menjadi bukti bahwa peran ibu rumah tangga tidak hanya terbatas pada urusan domestik. Mereka juga mampu menjadi motor penggerak kegiatan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat.

Di tengah kesibukan mengurus keluarga, para ibu tetap menyempatkan waktu untuk berkontribusi bagi lingkungan. Bahkan, sebagian dari mereka menyiapkan makanan sejak pagi hari agar dapat dibagikan menjelang berbuka.

Semangat kebersamaan itulah yang membuat seluruh paket takjil ludes dalam waktu singkat. Bagi para ibu, kebahagiaan bukan terletak pada jumlah paket yang dibagikan, melainkan pada senyum dan rasa syukur dari para penerima.

Baca Juga :  Ungkap Prestasi Ketenagakerjaan Di Bawah Kepemimpinan Wali Kota Helldy Agustian, Ini Kata Kadisnaker

aksi sosial

Aksi ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, bahkan berkembang menjadi kegiatan sosial yang lebih besar. Dengan dukungan masyarakat, bukan tidak mungkin jumlah paket yang dibagikan akan meningkat dan menjangkau lebih banyak orang.

Ramadhan pun menjadi momen yang tepat untuk meneguhkan kembali nilai kepedulian, empati, dan kebersamaan — nilai-nilai yang menjadi fondasi kuat kehidupan bermasyarakat.

(Sigit Santoso)

Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Pojok WA