
Labuhanbatu Utara, POJOKREDAKSI.COM – Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika terus menjadi perhatian serius di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar pemerintah daerah di Aula Ahmad Dewi Syukur, Senin (11/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labuhanbatu Utara, H. Idris Aritonang, S.Sos.I, hadir bersama Komisioner Bidang Hukum KPAD Labura, Jhohanes Situmorang, SH. Kehadiran KPAD menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan langkah kolaboratif dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin memerlukan perhatian bersama.
Forum diskusi tersebut mempertemukan berbagai unsur penting di daerah, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, hingga lembaga terkait lainnya. Seluruh peserta membahas strategi penanganan narkoba serta penguatan koordinasi lintas sektor guna menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan bebas dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Ketua KPAD Labura, H. Idris Aritonang, menilai kegiatan seperti FGD menjadi langkah penting dalam menyamakan persepsi antarinstansi terkait penanganan narkoba di daerah. Menurutnya, persoalan narkotika tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
FGD yang digelar tersebut juga menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai pandangan, masukan, serta evaluasi terkait kondisi penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat. Selain itu, forum ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan langkah konkret yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Kehadiran unsur pemerintahan dan lembaga masyarakat dalam kegiatan ini memperlihatkan adanya keseriusan bersama dalam memperkuat upaya P4GN. Langkah pencegahan dinilai menjadi salah satu fokus utama agar generasi muda tidak mudah terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan.
Dalam diskusi tersebut, para peserta juga menekankan pentingnya edukasi serta pengawasan lingkungan sebagai bagian dari strategi pencegahan. Peran keluarga, sekolah, tokoh agama, dan organisasi masyarakat dinilai sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba.
KPAD Labura sendiri selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan perlindungan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan anak dan pembinaan lingkungan sosial yang sehat. Karena itu, keterlibatan KPAD dalam kegiatan P4GN dianggap relevan untuk memperkuat upaya pencegahan sejak dini di tengah masyarakat.
Selain membahas langkah penanganan, forum FGD tersebut juga menyoroti pentingnya sinergi antarinstansi dalam melakukan pengawasan terhadap potensi peredaran narkoba di wilayah Labuhanbatu Utara. Dengan koordinasi yang lebih baik, diharapkan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.
Ancaman penyalahgunaan narkoba hingga kini masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah. Karena itu, pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat terus mendorong peningkatan kesadaran publik agar masyarakat tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Melalui kegiatan Focus Group Discussion ini, diharapkan lahir komitmen bersama untuk memperkuat gerakan pemberantasan narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Upaya tersebut dinilai penting demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi kehidupan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Ahmad Dewi Syukur tersebut berjalan dengan lancar dan menjadi momentum mempererat koordinasi antarlembaga dalam mendukung program P4GN. Seluruh pihak yang hadir diharapkan dapat terus membangun kerja sama yang solid demi mewujudkan Kabupaten Labuhanbatu Utara yang bebas dari ancaman narkoba.
Pemerintah daerah juga berharap hasil dari forum diskusi ini tidak hanya berhenti pada pembahasan semata, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga sosial, dan masyarakat, upaya pemberantasan narkoba diyakini akan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Kehadiran Ketua dan Komisioner KPAD Labura dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan moral terhadap penguatan program P4GN di daerah. Kolaborasi lintas sektor seperti ini dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga masyarakat dari dampak negatif penyalahgunaan narkotika.
(Greg)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G