Ad Widget

BRI Unit Negeri Lama Labuhanbatu, Diduga Bermitra Dengan Asuransi Jiwa Abal Abal

Ad Widget

Labuhanbatu, POJOKREDAKSI.COM – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, diduga bermitra dengan asuransi jiwa abal – abal.

Hal ini di ungkapkan oleh keluarga Almarhum Syahrul Fauzi pada Kamis (4/3/2021) karena sudah hampir 5 bulan proses asuransi jiwa yang digunakan BRI Unit Negeri Lama yakni Asuransi Beringin Sejahtera Makmur tidak juga selesai sehingga jaminan berupa kartu Jamsostek Almarhum Syahrul Fauzi tetap ditahan oleh pihak BRI Unit Negeri Lama.

Menurut Istri Almahum Fauzi, Hana Agustina Aritonang (42) bahwa suaminya bekerja di Perusahaan Perkebunan PT.Indospadan Jaya sebagai supir, dan meninggal dunia pada tanggal 5 September 2020 karena serangan jantung.

Sebelum suami saya meninggal pada tanggal 24 Juli 2019, kami ada transaksi pinjaman di BRI Unit Negeri Lama Rp.50.000.000 dengan agunan kartu Jamsostek suami saya.

Pada saat pencairan pinjaman pihak bank menjelaskan kepada kami bahwa pinjaman yang diberikan kepada kami dilengkapi dengan asuransi jiwa yakni Asuransi Beringin Sejahtera Makmur dan juga ada tercantum nama asuransi ini di dalam akat kredit yang kami tanda tangani,” jelasHana.

Hana juga melanjutkan, setelah suami saya meninggal saya bersama adek saya mendatangi BRI Unit Negeri Lama dan bertemu dengan Customer service (CS) yang bernama Hendri, dan kami menyampaikan bahwa Almarhum Fauzi suami saya telah meninggal dunia pada tanggal 5 September 2020 dan Hendri menyuruh saya untuk melengkapi dokumen untuk mengajukan asuransi atas pinjaman suami saya.

Pada tanggal 5 Oktober 2020 kami telah melengkapi seluruh persyaratan yang di minta oleh CS BRI Unit Negeri Lama Hendri, dan Hendri menyatakan dokumen persyaratan telah lengkap dan akan segera diajukan ke pihak asuransi,” jelasnya.

Sampai pada saat ini Kamis (4/3/2021) sudah hampir 5 bulan asuransi belum juga membayarkan pinjaman suami saya sehingga BRI unit Negeri Lama masih tetap menahan Kartu Jamsostek Suami saya karena pihak asuransi belum melakukan pembayaran,” sebut Hana dengan nada kesal.

Kepala Unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Negeri Lama Riski sa’at dihubungi melalui telepon selulernya menyampaikan bahwa kami sudah pertanyakan sama pihak asuransi tetapi sampai saat ini pihak asuransi belum juga melakukan pembayaran.

Riski juga tidak tahu sampai kapan akan pihak asuransi membayarkan, yang penting kita tetap mendesak dan mengingatkan pihak asuransi,” jelasnya.

Beberapa petugas BRI sempat dihubungi oleh awak media ini dan semuanya menyampaikan untuk proses asuransi jiwa bagi nasabah yang meninggal dunia dan masih memiliki pinjaman biasanya rata – rata prosesnya selama 1 bulan.

Dalam hal ini Asuransi Beringin Sejahtera Makmur yang digunakan oleh BRI Unit Negeri Lama, telah mengkangkangi (Pasal 3 huruf a UU 2/1992) tentang Asuransi Jiwa yang berbunyi :

“Dalam asuransi jiwa, tertanggung wajib membayar sejumlah premi kepada penanggung, dan penanggung memiliki kewajiban untuk memberikan sejumlah penggantian kepada tertanggung pada sa’at terjadinya resiko.”

“Adapun resiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi jiwa adalah dikaitkan dengan kesehatan dan atau kematian dari tertanggung.”

Menurut undang undang tersebut di atas, maka Asuransi Beringin Sejahtera Makmur, telah ingkar janji.

Masyarakat khususnya Nasabah Bank BRI berharap agar BRI Unit Negeri Lama dapat bermitra dengan asuransi jiwa yang mengutamakan nasabah, karena setiap nasabah yang meminjam uang mereka telah dipotong oleh asuransi dan saat nasabah meninggal dunia diharapkan pihak asuransi dapat segera membayarkan sisa saldo pinjaman para nasabah, demi menjaga nama baik dan kepercayaan masyarakat terhadap BRI unit Negeri Lama.

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Ad Widget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *