Ad Widget

Menteri Sosial Ibu Risma Tri Rismaharini Menginap di Susteran PRR Dalam Aksi Kemanusiaan di NTT

Ad Widget

suster ntt

Jakarta, POJOKREDAKSI. COM – Tidak ada yang menyangka kalau Menteri Sosial Tri Rismaharini bakalan menginap di sebuah Biara Susteran Katolik. Bu Risma (demikian panggilan Mensos) kehadirannya disambut penuh kehangatan oleh para biarawati di Biara Puteri Reinha Rosari (PRR), Larantuka, NTT. Momen ini dibagikan akun Instagram @sahabatkatolik, Jumat, 9 April.

“Menteri sosial Ibu Risma bersama para biarawati di susteran PRR San Juan Lebao, Larantuka,” tulis akun @sahabatkatolik.

Dalam unggahan video yang berdurasi 21 detik dari ig @sahabatkatolik terlihat Menteri Risma langsung disambut para biarawati begitu masuk ruangan. Selain itu iringan gitar menyambut kedatangannya,   yang dimainkan oleh salah satu biarawati.

Sontak Bu Risma terharu, mengatupkan tangan di dada tanda memberi salam. Para biarawati tetap mengenakan masker tanda patuh terhadap protokol kesehatan (Prokes).

Penampilan Bu Risma sederhana sama dengan para biarawati yang mengenakan pakaian serba putih simbol kesucian diri yang juga mencerminkan kesederhanaan.

Selanjutnya Bu Risma kemudian dikalungkan selempang kain sarung dengan pita putih disamping kiri dan kanannya.

Sambil bertepuk tangan para biarawati menyanyikan sebuah lagu, tanda komitmen bahwa bekerja dunia adalah cara untuk melayani Allah.

“Saya kerja buat Tuhan, saya kerja buat Tuhan, saya kerja di ladangnya Tuhan,” begitu lirik lagu yang dinyanyikan para biarawan.

Beberapa warganet juga membagikan momen kunjungan Mensos Risma ke Larantuka. Misalnya di akun twitter @andris44. “Malam ini Bu Risma menginap di susteran PRR Larantuka, Lebao. Semoga Bu Mensos sehat selalu dan dalam lindungan Tuhan,” cuitnya. 

Pekan ini Mensos Risma memang tengah sibuk mengunjungi beberapa wilayah di NTT dan NTB yang dihantam banjir bandang. 

(Sulaiman)

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Ad Widget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *