
Cirebon, POJOKREDAKSI.COM – Masyarakat desa japura kidul dan japura lor di kecamatan astanajapura, kabupaten cirebon, provinsi jawa barat, saat ini menghadapi kesulitan terkait akses jalan yang rusak sepanjang hampir 300 hingga 500 meter, yang kondisinya kian parah ketika musim hujan intensitas tinggi.
Jalan utama yang menghubungkan kedua desa ini informasinya tidak pernah mengalami perbaikan, sehingga kondisi jalan makin lama semakin buruk dan menyulitkan mobilitas warga. Jalan ini merupakan jalur utama yang digunakan oleh anak-anak desa japura kidul untuk pergi ke sekolah setiap hari, serta untuk mengangkut berbagai hasil pertanian ke pasar. Kerusakan jalan ini berdampak langsung pada ekonomi dan pendidikan masyarakat setempat.
Kondisi jalan yang mirip kubangan kerbau, berlubang, dan berbatu, sering kali mengakibatkan warga terjatuh dan mengalami cedera. Seorang warga, japura kidul saat di konfirmasi di lokasi, menyampaikan rasa kecewa terhadap pemerintah setempat
Kami sangat terganggu dengan kondisi jalan yang rusak ini. Setiap hari kami harus melewati jalan yang berlubang dan berbahaya, terutama saat musim hujan. Ini sangat berisiko bagi anak-anak kami yang ingin pergi ke sekolah,”tegasnya, (8/07/2025). Ia berharap agar jalan tersebut segerah di perbaiki agar warga dapet melintas dengan aman.
Sayangnya, kami tidak tahu apakah ruas jalan ini wewenang pihak dinas PU atau pihak desa. Kami berharap jalan ini segerah di perbaiki oleh pemerintah, jangan biarkan jalan ini sampai memakan korban, tambahnya
Bagaimana masyarakat bisa membawa hasil kebun mereka sementara jalannya rusak parah? Selain itu, anak-anak sebagian generasi penerus bangsa juga kesulitan untuk pergi ke sekolah, tegasnya

Pantauan awak media di lokasi, warga yang sudah kesal dengan kondisi jalan warga melakukan penutupan jalan yang rusak.
(Surya Asia)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G