Ad Widget

Pengerjaan Replanting PTPN IV Meranti Paham Diduga Asal Jadi Serta Gunakan BBM Bersubsidi

Ad Widget
Dokumentasi tim sa’at lakukan investisigasi lapangan di lokasi replanting PTPN IV Kebun Meranti Paham.(Red)

Labuhanbatu, POJOKREDAKSI.COM – Pengerjaan proyek replanting kelapa sawit milik PTPN IV Kebun Meranti Paham (MEP), Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, diduga tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta kangkangi Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Nomor : 18/PERMENTAN/KB.330/5/2016, tentang pedoman peremajaan perkebunan kelapa sawit.

Dari hasil investisigasi di lapangan selain tidak sesuai dengan SOP, serta telah kangkangi PERMENTAN RI, tahun 2016. Pengerjaan replanting kebun kelapa sawit milik PTPN IV Kebun Meranti Paham, Kecamatan Panai Tengah ini diduga menggunakan BBM Bersubsidi.

Ketua DPD LSM Baris, Denni Pardosi SH, kepada awak media ini mengatakan, “Temuan pengerjaan replanting kelapa sawit milik PTPN IV Kebun Meranti Paham tersebut memang benar, hal tersebut bermula sa’at 6 orang anggota DPD LSM Baris melakukan investisigasi langsung ke lokasi untuk melakukan sosial control terkait pekerjaan replanting tersebut, karena menurutnya jika sebuah perusahaan milik BUMN (Badan Usaha Milik Negara), seperti PTPN IV Kebun MEP sedang melakukan pekerjaan sebuah proyek, kita harus turut mengontrol pekerjaan tersebut agar tidak terjadi penyimpangan yang dapat menyebabkan kerugian negara,” ungkapnya, Senin (6/9/2021).

Sesuai dengan hasil investisigasi tim pencari fakta LSM Baris, serta bukti dokumentasikan, bahwa pengerjaan replanting kelapa sawit milik PTPN IV Kebun MEP, benar benar tidak sesuai dengan SOP, seperti hasil chipingan ternyata setelah di ukur ketebalannya oleh tim di lapangan, chipingan tersebut sungguh sangat tebal sekali hingga mencapai 1 Meter, hal tersebut tidak bisa kita biarkan karena hasil chipingan yang tidak sesuai dengan SOP dapat menyebabkan hasil replanting tidak produktif hingga dapat merugikan negara, jika negara sudah merugi maka rakyat indonesia juga turut merasakan,” jelasnya dengan nada tegas.

Tidak hanya itu, tim investisigasi juga menemukan sebuah tumpukan BBM yang diduga bersubsidi di dekat lokasi pengerjaan replanting kelapa sawit milik PTPN IV Kebun Meranti Paham, tim juga mencoba mengambil sampel BBM tersebut sebanyak 30 Cc, dan tangki BBM yang ditimbun tersebut juga tidak memiliki label resmi dari Pertamina,” imbuhnya.

Manager PTPN IV Kebun Meranti Paham, Andi Samuel Limbong, sa’at dikonfirmasi oleh tim, terkait temuan atau pelanggaran dalam pengerjaan replanting kelapa sawit milik PTPN IV Kebun Meranti Paham tersebut, Andi Samuel Limbong, memilih untuk bungkam dan enggan menjawab konfirmasi dari TIM,” pungkas Denni Pardosi.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PTPN IV Kebun Meranti Paham, belum juga memberikan sebuah penjelasan, terbukti sampai dengan saat ini pengerjaan replanting kelapa sawit milik PTPN IV Kebun Meranti Paham tersebut masih tetap berjalan tanpa gunakan SOP pedoman peremajaan perkebunan kelapa sawit.

  • Reporter : Rizal Efendi / Tim.
  • Editor : Rizal.

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Ad Widget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *