Ad Widget

Bahaya Paham Radikalisme Dan Terorisme, BIN AsBaT: Mari Selamatkan Generasi Bangsa

Ad Widget

bin asbat

Asahan, POJOKREDAKSI.COM – Ancaman paham radikalisme dan terorisme saat ini sangat menghantui Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), hal tersebut dapat dirasakan ketika kita melihat mudahnya penyebarluasan informasi tentang propaganda yang dengan sengaja memecah belah rasa persatuan dan kesatuan ditengah-tengah masyarakat.

Umumnya para pelaku anti NKRI tersebut menggunakan media sosial sebagai sarana untuk memecah belah, melakukan perekrutan anggota kelompok dengan mengatas namakan Suku, Agama dan Ras (SARA), menyudutkan kinerja dari Pemerintahan, dan lain sebagainya, sehingga para generasi muda ataupun yang saat ini biasa disebut dengan sebutan “Kaum Millenial” merupakan target maupun sasaran empuk bagi para pelaku radikalisme dan terorisme, karena dianggap lebih mudah dan cepat untuk menyebarluaskan tujuan mereka.

Sekretaris Badan Investigasi Nasional (BIN) Kabupaten Asahan, Batubara dan Kota Tanjungbalai (AsBaT), Hendra Putra Piliang mengajak kepada seluruh lapisan serta element masyarakat untuk turut memutus mata rantai penyebarluasan paham radikalisme dan terorisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya di Kabupaten Asahan, Batubara dan Kota Tanjungbalai.

“Upaya untuk mengantisipasi berkembangnya paham radikalisme dan terorisme, maka perlu diambil langkah-langkah yang cerdas dan juga cermat, untuk itu perlu ditumbuhkan rasa nasionalisme disetiap jiwa element masyarakat khususnya kaum millenial sebagai garda terdepan pelindung nilai-nilai dari Pancasila dan penjaga keutuhan NKRI.” Ujar Hendra, Minggu (07/02/2021) saat ditemui dikediamannya.

Sekretaris BIN AsBaT ini juga menjelaskan, sebab kaum millenial menjadi garda terdepan untuk memutus mata rantai penyebarluasan paham radikalisme dan terorisme, karena yang terjadi saat ini kaum millenial lebih banyak menguasai penggunaan media sosial, yang mana nantinya akan menimbulkan rasa kekhawatiran jika mereka tidak dibentengi dengan rasa nasionalisme terhadap NKRI, dan agar cerdas untuk menilai informasi yang mengandung nilai propaganda.

“Pemerintah Daerah bersama TNI-POLRI dan segenap element masyarakat dapat saling bersinergi, bekerjasama untuk melakukan sosialisasi kepada kaum millenial sampai kepelosok desa tentang nilai-nilai Ideologi Pancasila agar dapat memupuk rasa nasionalisme, sehingga kaum millenial dapat menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa serta Negara kedepannya.” Ungkapnya.

Lebih lanjut lagi Hendra menyebutkan, bahwa saat ini kaum millenial hampir melupakan nilai-nilai dari pengamalan Pancasila. Tidak semaksimal waktu dulu, hal ini disebabkan seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih dan modern.

“Maka dari itu, kawula muda diharapkan agar terus berpikir secara rasional. Lakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif, sehingga mampu menoreh prestasi yang lebih cemerlang. Jangan sampai terlena dan harus senantiasa waspada, mari kita pupuk dan jaga rasa persatuan dan kesatuan untuk melindungi keutuhan ideologi Pancasila serta keutuhan NKRI.” Himbau Hendra Putra Piliang. (Red)

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Ad Widget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *