Mengidap Penyakit Kelainan Hati, Alif Butuh Perhatian Pemkab Asahan & Para Dermawan

Asahan, POJOKREDAKSI.COM – Tidak pernah terbayangkan sebelumnya dibenak kedua pasangan suami istri (Pasutri) Arif Setiawan dan Wina Audina, warga Dusun IV Proyek, Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara kalau mereka harus merawat anak Keduanya, Alif Fabian seorang bayi yang masih berusia 1 bulan lebih mengidap penyakit Kelainan Hati.

Dengan segala keterbatasan biaya yang dimiliki oleh keduanya, Arif dan Wina masih harus terus berjuang untuk merawat Alif hingga nantinya penyakit Kelainan Hati yang diidap bisa disembuhkan dan Alif tentunya bisa normal kembali seperti bayi lain pada umumnya.

Wina mengaku, pada saat melahirkan Alif, kondisi bayi nya normal dalam keadaan baik–baik saja. Namun berselang dua minggu setelah lahir, baru terlihat gejala penyakit yang dialami oleh bayinya.

”Dari hasil pemeriksaan Dokter spesialis anak, Alif mengalami penyakit Kelainan Hati dan harus dibawa ke Rumah Sakit Medan. Karena di Rumah Sakit seputaran Asahan tidak ada yang sanggup untuk menangani penyakit seperti ini,” ungkap Wina kepada awak media, Jumat (19/03/2021) sembari meneteskan air matanya.

Terkait untuk biaya membawa berobat ke Medan, itu yang menjadi permasalahan. Ibu Alif, Wina hanya bisa menangis melihat nasib anaknya. Dirinya mengaku tidak mampu merujuk anaknya ke Rumah Sakit Medan, seperti yang disarankan oleh Dokter spesialis anak tersebut. Sebab diketahui, pasangan Arif dan Wina hidup pun hanya dengan penghasilan pas–pas an.

Semakin hari, kondisi kesehatan Alif semakin memburuk. Hal itu terlihat dari bagian perutnya sudah semakin membesar dan warna kulitnya juga sudah menguning.

Baca Juga :  Wujudkan Percepatan Herd Immunity, HMI Cabang Labuhanbatu Raya Siap Berkolaborasi dengan Pemkab Labura

Ayah Alif, Arif sangat berharap adanya perhatian dari para dermawan yang sudi kiranya mau membantu biaya pengobatan anaknya dan dirinya juga berharap adanya perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Asahan, agar dapat membantu biaya untuk pengobatan penyakit yang dialami bayinya.

”Kami berdua sangat berharap adanya Perhatian dari Pemerintah Kabupaten Asahan, agar bisa membantu untuk biaya pengobatan penyakit yang dialami bayi kami,” ujar nya.

Sementara itu, Kepala Desa Padang Sari, Safarudin yang langsung datang meninjau kelokasi untuk melihat kondisi bayi tersebut mengatakan, pihaknya akan terus mengupayakan cara yang terbaik untuk membantu biaya pengobatan buat Alif.

”Kita akan tetap mengupayakan yang terbaik untuk membantu proses pengobatan buat Alif, sebab kita ketahui bersama bahwa keluarga ini juga berasal dari keluarga yang tergolong kurang mampu,” pungkas Kades Padang Sari.

Hendra Piliang

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *