Ad Widget

Kostum Ninja Joe Taslim Dalam Film Mortal Kombat Membuat Terpesona Para Penonton

Ad Widget

Jakarta, POJOKREDAKSI.COM – Wah, aktor Indonesia yang satu ini memang keren. Joe Taslim, kali ini mendapatkan peran sebagai karakter Sub-Zero dalam film Mortal Kombat terbaru, dan ini membawa tantangan tersendiri bagi Joe Taslim. Perannya tidak hanya menuntut laga yang menantang tapi juga ada beban yang juga harus ia tahan selama melakoni karakter tersebut.

“Aku sudah banyak melakukan adegan aksi sebelumnya. Dan aku bersyukur aku melakukan hal yang sama dan tak melibatkan properti yang terlalu mencolok,” ungkap Joe Taslim.

Adegan-adegan laga itu dibuat seperti pertempuran yang sebenarnya, sederhana dan logis. Seperti misalnya kala ia harus bertarung tanpa banyak senjata dalam perkelahian satu lawan satu yang dilakukan Sub-Zero dalam serangkaian adegan di film ini.

“Karena hal yang terpenting yaitu, bila kau menggunakan peralatan yang mencolok, maka ceritanya jadi tak logis lagi,” tuturnya.

Hal lain yang harus dilakukan dengan menguras tenaga oleh Joe Taslim adalah kostum ninja yang ia kenakan sebagai Sub-Zero. Dikarenakan Kostum tersebut berat dan cukup membuat tubuh sulit bergerak.

“Jujur, aku benar-benar senang terlibat dalam film ini. Satu-satunya bagian yang membuatku mengeluarkan usaha lebih yakni saat aku berada di dalam kostum yang kupakai,” kenang sang aktor.

“Bukan hal yang mudah melakukan adegan berkelahi dengan beban 10 kg yang menempel di tubuhmu. Butuh berminggu-minggu aku beradaptasi sambil aku sering merasakan sakit leher dan punggung,” urai Joe Taslim lagi.

Kostum itu dibuat khusus dengan detil-detil besi yang menempel di atasnya. Ia juga mengenakan topeng khusus sepanjang memerankan Sub-Zero.

“Karena meskipun ini adaptasi game, pakaian yang dibuat harus terlihat senyata dan se-real mungkin. Jadi ya, memang cukup sulit,” ucapnya.

Namun semua rasa sakit itu seakan terbayar lunas usai film ini rampung. Joe Taslim mengatakan, dirinya lega mengetahui apa yang sudah ia hasilkan lewat penampilannya sebagi Sub-Zero.

“Tapi bagaimanapun minggu-minggu berat itu seakan terbayarkan setelah aku menyaksikan filmnya untuk pertama kali,” tukasnya.

(Sulaiman)

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Ad Widget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *