Masyarakat Petani Kualuh Hilir Rindukan Sumber Air untuk Mengairi Persawahan

persawahan kualuh hilir

Labura, POJOKREDAKSI.COM – Ribuan hektar hamparan sawah di kecamatan kualuh hilir hanya dapat ditanami sekali setahun, yang sumber airnya berharap dari air tadah hujan, dimana waktu tanamnya dibulan September sampai Desember dan itupun bilaturun hujannya normal. Ujar Pak Sagala warga Desa Tanjung Mangedar.

Lahan sawah yang memiliki kesuburan tanah yang sangat bagus dapat memproduksi 8 hingga 9 ton gabah per satu hektar dan memiliki kwalitas beras yang cukup enak untuk dikonsumsi dan memiliki nama yang cukup dikenal di propinsi Sumatera Utara tidak asing lagi yakni beras ledong ujar pak tani kepada media Pojokredaksi.com

Keinginan masyarakat petani Kualuh Hilir ini sangat berharap besar kepada pemerintahan kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dimana bermohon melalui Dinas pertanian kabupaten Labura melalui pemberitaan ini dapat membangun sumber air bawah tanah (sumur bor) untuk dapat mengairi persawahan agar dapat ditanami padi minimal duakali dalam setahun, ujar Pak Sagala.

Memang letak geografis desa tanjung mangedar dan teluk pie adalah dipinggiran muara sungai kualuh dan laut tanjung ledong yang memiliki aktifitas air pasang surut yang membawa humus sehingga sumbertanah sangat subur untuk tanaman padi.

Namun keinginan kami ini apakah dapat terwujud, agar kabupaten basimpul kuat babontuk elok yang kita cintai ini dapat menjadi daerah swasembada beras dan menjadi daerah yang memproduksi beras terbesar di propinsi sumatera utara, ucapnya.

Jadi harapan kami masyarakat kualuh hilir, khususnya tanjung mangedar agar pemerintahan pusat ataupun propinsi dapat mengucurkan anggaran untuk pembangunan sumur bor diberbagai titik lahan persawahan, agar kami memiliki sumber air bawah tanah yang dapat mengairi persawahan kami.

Baca Juga :  Dongkrak CSR, DPD KNPI Labuhanbatu Utara dan DPK KNPI Kecamatan Kualuh Hulu Jemput Aspirasi Masyarakat

Shingga alat-alat pertanian yang telah diberikan pemerintah kepada kami dapat berpungsi semaksimal mungkin karena selama ini hanya sekali setahun kami pergunakan ujar pak Sagala.

(M. Panggabean)

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Pojok WA