Kepala Desa Wae Mulu : Tidak Ada RAB yang Hilang

Ruteng, POJOKREDAKSI.COM – Kepala Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Ri,i, Kabupaten Manggarai, NTT Arnoldus Ito membantah dugaan dirinya telah melakukan penyalahgunaan dana desa (DD) sebagaimana diberitakan oleh media ini dan beberapa media lain sebelumnya.

Kepada POJOKREDAKSI.COM Arnoldus menegaskan bahwa keterangan warga Dusun Welong, Teodorus terkait RAB hilang, itu tidak benar.

“Terkait RAB semuanya tidak hilang,” jelas Arnoldus melalui pesan WhatsApp, Kamis,(18/3/2021).

Lebih lanjut Arnoldus menjelaskan terkait penanggulangan kebakaran rumah untuk Dusun Koko, Desa tidak menganggarkan.

“Penanggulangan kebakaran rumah untuk Dusun Koko, desa tidak menganggarkannya. Kalau dari Kabupaten ada sumbangan berupa material, sing dan paku,” tulis Arnoldus.

Hal ini disampaikan Arnoldus untuk menanggapi keterangan Teodorus yang menjelaskan adanya pendataan yang tidak singkron antara ada Bantuan Kebakaran untuk Dusun Koko Tahun 2020 bersumber dari Pemkab Manggarai. Sementara di dalam data RAB tercatat Bantuan Kebakaran tersebut sumbernya dari Dana Desa dengan total Rp. 43 juta berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APDES).

Selain itu, Arnoldus juga membantah keterangan Teodorus terkait sumbangan Pemda Manggarai untuk Poktan (Kelompok Tani) sebesar Rp. 49 juta. Menurut keterangan Teodorus, sumbangan tersebut dicatat sebagai sumbangan yang sumbernya dari Dana Desa.

“Untuk sumbangan Pemda Manggarai terkait kelompok Tani, saya tidak pernah mencatat sebagai sumbangan yang bersumber dari dana desa. Dan desa tidak pernah tau kalau Pemda ada bantuan untuk pertanian,” jelas Arnoldus.

Seperti diketahui, Kepala Desa Wae Mulu tengah disoroti oleh banyak pihak terkait dugaan penyalahgunaan dana desa (DD) tahun anggaran 2017-2019.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Jakarta Barat dan Komisariat Anak Cabang Se-Jakarta Barat Periode 2021-2024

Hal itu, bermula dari sejumlah warga Dusun Welong mendatangi Kantor Desa Wae Mulu guna meminta rencana anggaran biaya (RAB) pengelolaan dana desa periode 2017-2019, Senin (15/03/2021).

Namun warga Dusun Welong merasa tidak puas dengan sikap Kepala Desa Wae Mulu yang tidak responsif dan transparan terhadap permintaan warga.

Albert Syukur

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *