
Aek kanopan, POJOKREDAKSI.COM –
Aek kanopan sebagai ibukota kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang penduduknya kebanyakan pedagang, petani perkebunan sawit, pegawai negeri, BUMN dan swasta dan konstruksi bangunan juga pekerja lainnya, serta pemukiman yang mulai padat penduduknya, karena wilayah kota Aek kanopan dikelilingi perkebunan sawit PTPN dan perkebunan swasta, sedangkan wilayah utara berbatasan langsung dengan kabupaten asahan.
Usia kabupaten Labura yang akan beranjak 17 tahun ini terus membenahi pembangunan seperti infrastruktur jalan yang menjadi sarana fital penunjang perekonomian daerah baik bidang pertanian, perkebunan dan nelayan serta para pedagang. Namun di sisi lain keluhan demi keluhan masyarakat masih terdengar dibicarakan baik di pasar, dipekan maupun diwarung kopi.
Tak luput dari pantauan awak media pojok redaksi.com saat minum kopi mendengar keluhan dari bapak pakpahan saat berbincang-bincang sesama warga aek kanopan mengatakan sebaiknya pemerintahan Labura ini menuntaskan pembangunan jalan, maupun jalan gang yang ada di kota aek kanopan ini, sebab kami sebagai warga kota aek kanopan khususnya berharap agar jalan kepemukiman kami maupun warga yang lain dapat menikmati jalan yang bagus bukan jalan tanah atau berbatuan, agar tidak ketinggalan dengan jalan di ibukota kabupaten yang lain ujarnya.
Terkadang miris hati ini disaat musim penghujan, dimana jalan yang kita lalui tergenang air, akibatnya warga yang melintasi jalan tersebut jatuh, karena jalan yang berlubang tergenang air dan yang terjatuh kebanyakan ibu- ibu atau pun anak remaja. Apalagi dimalam hari sewaktu berkendara mau berpergian atau pun pulang kerumah dimana saat hujan deras,” ujarnya.

Juga pak juntak warga lingkungan lVB Aekkanopan sangat berharap kepada pemerintahan kabupaten Labura dimana jalan menuju rumahnya juga masih berlapiskan tanah, yang belum pernah terjamah sama sekali,” ujarnya kepada awak media ini, dan meminta kepada pemerintahan labura agar dapat dibangun, seperti halnya jalan ditempat pemukiman yang dekat dengan lingkungannya.
Memang diujung pangkal jalan kami ini sudah dibangun, namun tidak keseluruhan sampai kedepan pemukiman kami, kalau boleh jalan cor semen pun dibangun kami sudah sangat senang,” ucapnya.
Agar kami juga dapat merasakan pembangunan ini sama seperti masyarakat lainnya di aekkanopan ini. Besar harapan kami kiranya pemerintah dapat memperhatikannya.
(M. Panggabean)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS