
Surabaya, POJOKREDAKSI.COM – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan para santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Khoirul Mukmin Rusunawa Benowo Pakal, Surabaya. Ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan Kauman Asri, Selasa (10/3/2026) sore.
Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran bagi para santri untuk menumbuhkan kepedulian sosial sejak dini. Tak hanya belajar mengaji di dalam kelas, para santri juga diajak untuk memahami makna berbagi kepada sesama, terutama di bulan yang penuh keberkahan.
Sejak pukul 16.30 WIB, puluhan santri sudah bersiap di tepi Jalan Kauman Asri. Mereka membawa ratusan paket takjil yang kemudian dibagikan kepada pengendara sepeda motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di kawasan tersebut.
Suasana sore itu tampak penuh kehangatan. Para santri dengan antusias menyapa setiap pengguna jalan sambil menyerahkan paket takjil sebagai bekal berbuka puasa bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan.
Paket takjil yang dibagikan berisi aneka jajanan ringan serta air mineral. Meskipun sederhana, paket tersebut sangat berarti bagi mereka yang belum sempat berbuka puasa di rumah.
Ketua TPQ Rusunawa Benowo Pakal, Sri Purwanti, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tradisi tahunan, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi para santri agar memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.
“Bagi-bagi takjil di bulan Ramadan merupakan agenda rutin tiap tahun. Para santri tidak hanya belajar mengaji, tetapi di bulan puasa ini kami juga mengajarkan mereka untuk berbagi kepada sesama,” ujar Sri Purwanti saat ditemui di sela kegiatan.
Ia menambahkan, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada para santri. Melalui kegiatan berbagi takjil, para santri diharapkan dapat memahami bahwa ibadah tidak hanya sebatas ritual, tetapi juga mencakup kepedulian sosial.
Menurut Sri Purwanti, sedekah di bulan Ramadan memiliki nilai pahala yang berlipat ganda. Hal ini pula yang menjadi motivasi bagi para santri untuk terlibat langsung dalam kegiatan berbagi tersebut.
“Sedekah pada bulan suci Ramadan memiliki nilai pahala yang berlipat ganda. Ini menjadi motivasi bagi para santri untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan berbagi takjil,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka puasa.
Banyak pengendara yang terpaksa berbuka di perjalanan karena kesibukan atau jarak tempuh yang jauh. Kehadiran para santri yang membagikan takjil tentu sangat membantu mereka untuk sekadar membatalkan puasa sebelum sampai di rumah.
“Pembagian takjil Ramadan ini kami lakukan dengan tujuan memperbanyak amal ibadah di bulan Ramadan melalui sedekah. Memberi sedekah di bulan Ramadan mendapat pahala berlipat ganda dan menjadi salah satu bagian penting dari ibadah puasa,” terang Sri Purwanti.
Ia menjelaskan bahwa seluruh paket takjil yang dibagikan pada kegiatan tersebut berasal dari hasil gotong royong para santri serta dukungan dari sejumlah komunitas.
Dana untuk pembelian takjil dikumpulkan oleh para santri selama satu bulan. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat bantuan dari beberapa komunitas yang turut berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.
Beberapa pihak yang turut mendukung kegiatan berbagi takjil ini di antaranya Komunitas MC Belitung Gresik serta PSHT Rayon Rusunawa. Kolaborasi tersebut membuat kegiatan sosial ini dapat berjalan dengan lancar dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Alhamdulillah, ada lebih dari 500 paket takjil yang berhasil kami bagikan kepada masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan tertib,” pungkasnya.
Kegiatan berbagi takjil yang dilakukan para santri ini pun mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Banyak pengguna jalan yang mengapresiasi aksi sosial tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, kegiatan tersebut juga memberikan pesan moral bahwa nilai-nilai kebaikan dapat ditanamkan sejak usia dini. Para santri tidak hanya diajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga dilatih untuk peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Momentum Ramadan memang kerap dimanfaatkan berbagai pihak untuk memperbanyak kegiatan sosial. Berbagi takjil menjadi salah satu aktivitas yang paling sering dilakukan karena sederhana, tetapi memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Di berbagai daerah, kegiatan serupa juga banyak digelar oleh komunitas, organisasi masyarakat, hingga lembaga pendidikan keagamaan. Tujuannya sama, yakni menebarkan kebaikan serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Bagi TPQ Khoirul Mukmin Rusunawa Benowo Pakal, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, kegiatan berbagi takjil menjadi sarana pembelajaran yang penting bagi para santri untuk memahami makna kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, kegiatan berbagi takjil di bulan Ramadan ini diharapkan dapat terus berlangsung setiap tahun dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
(Sigit Santoso)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G