
LABUHANBATU UTARA, POJOKREDAKSI.COM – Di tengah berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat pedesaan, aksi kemanusiaan kembali hadir dari jajaran kepolisian sektor di daerah. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu menunjukkan sisi humanis institusi Polri melalui kegiatan bakti sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga kurang mampu di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara.
Kegiatan ini tidak sekadar seremonial menyambut hari besar institusi, melainkan juga menjadi refleksi nyata tentang bagaimana kehadiran aparat negara dapat dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Bertempat di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, jajaran Polsek Kualuh Hulu turun langsung menyalurkan bantuan bahan pokok kepada sejumlah warga lanjut usia dan masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas, pada Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Citra Yani Br Barus, SH, MH, bersama personel jajarannya. Mereka tidak hanya menyerahkan bantuan di satu titik, tetapi juga mendatangi langsung rumah warga penerima, memastikan bantuan sampai kepada yang benar-benar membutuhkan.
Menyentuh Hati: Lansia 86 Tahun Tinggal Seorang Diri
Salah satu momen paling mengharukan dalam kegiatan tersebut terjadi saat rombongan menyambangi kediaman Khodijah, seorang nenek berusia 86 tahun yang tinggal seorang diri di sebuah gubuk sederhana di Dusun IV Kampung Tengah.
Di usianya yang senja, Khodijah menjalani hari-hari tanpa pendamping keluarga. Suami dan anak-anaknya telah lebih dahulu meninggalkannya, menyisakan kehidupan yang jauh dari kata layak. Kondisi rumah yang ditempati pun memperlihatkan keterbatasan yang nyata, menambah suasana haru dalam kunjungan tersebut.
Kehadiran aparat kepolisian di rumah sederhana itu seolah menjadi pengingat bahwa masih banyak warga yang membutuhkan perhatian lebih dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat luas.
Tiga Warga Jadi Sasaran Bantuan Sosial
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Polsek Kualuh Hulu menyalurkan bantuan kepada tiga warga kurang mampu di Desa Tanjung Pasir. Selain Khodijah, bantuan juga diberikan kepada Waginem (74), warga Dusun Tanjung Sari I, serta Khairuddin (70), seorang pria paruh baya di Dusun VI Kampung Tengah yang diketahui tengah mengalami sakit stroke.
Ketiga warga tersebut menerima bantuan bahan pokok berupa beras, mi instan, minyak goreng, gula, bubuk teh, susu, hingga roti. Bantuan ini diharapkan mampu membantu meringankan kebutuhan sehari-hari mereka di tengah kondisi ekonomi yang terbatas.
Kapolsek Kualuh Hulu AKP Citra Yani Br Barus menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut HUT Bhayangkara ke-80, namun lebih dari itu juga menjadi komitmen rutin kepolisian dalam mendekatkan diri kepada masyarakat.
“Ini merupakan momentum menyambut HUT Bhayangkara ke-80. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi rutinitas Polsek Kualuh Hulu. Setiap minggu kami berupaya hadir menyapa warga yang kurang mampu melalui program Jumat Berkah dan Minggu Kasih,” ujarnya.
Polisi dan Wajah Humanis di Tengah Masyarakat
Kegiatan seperti ini memperlihatkan transformasi peran kepolisian yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada pendekatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran Polsek Kualuh Hulu di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara aparat dan warga.
Di banyak wilayah, terutama pedesaan seperti di Kabupaten Labuhanbatu Utara, kehadiran bantuan sosial dari institusi negara sering kali menjadi penopang penting bagi warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan.
Sementara itu, Polsek Kualuh Hulu sebagai bagian dari Polres Labuhanbatu melalui Polsek Kualuh Hulu menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam kegiatan sosial berkelanjutan.
Apresiasi dari Perangkat Desa
Kepedulian jajaran kepolisian ini turut mendapat apresiasi dari perangkat desa setempat. Kepala Dusun VI Kampung Tengah, Ismail Panjaitan, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan sangat berarti, terutama bagi warga lanjut usia dan mereka yang tengah menghadapi kondisi kesehatan maupun ekonomi yang sulit.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Kualuh Hulu beserta jajaran yang telah datang dan memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Lebih dari Sekadar Bantuan
Jika dilihat lebih luas, kegiatan bakti sosial seperti ini bukan hanya soal penyaluran bantuan sembako. Ada pesan sosial yang lebih besar yang ingin disampaikan: bahwa negara hadir, dan aparat kepolisian adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.
Program seperti Jumat Berkah dan Minggu Kasih yang dijalankan Polsek Kualuh Hulu menjadi jembatan komunikasi antara aparat dan warga. Pola pendekatan ini dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus menumbuhkan rasa aman dan kebersamaan.

Di tengah berbagai dinamika sosial, pendekatan humanis seperti ini menjadi penting untuk menjaga harmoni sosial di tingkat akar rumput.
Momentum HUT Bhayangkara ke-80
Menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-80, kegiatan sosial ini menjadi bagian dari refleksi institusi Polri dalam memperkuat perannya di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam arti yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, Polsek Kualuh Hulu menunjukkan bahwa nilai-nilai kepedulian sosial tetap menjadi bagian penting dalam tugas kepolisian, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih besar.
Kehadiran langsung di rumah-rumah warga menjadi simbol bahwa empati dan kepedulian masih menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik.
(GREG)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G