Ad Widget

Tanpa Capres Partai Republik Tetap Jalani Kampanye Pemilu AS

Ad Widget
Supporters of the US President, who is being treated for Covid-19, rally for his reelection in Glendale, California, on October 4, 2020. (Photo by DAVID MCNEW / AFP)

AS-Pojokredaksi.com-Para tokoh sentral Partai Republik terpaksa tidak mengikuti kampanye Pemilihan Presiden Amerika Serikat. Pada hal saat ini sudah memasuki puncak masa kampanye.

Calon dan tokoh utama di tim pemenangan parati Republik ini. harus dirawat atau mengisolasi diri karena terinfeksi Covid-19.

Capres AS dari Republikan, Donald Trump, masih dirawat di Walter Reed Medical Center. Demikian juga Ketua Tim Pemenangan Trump, Bill Stepien, dan Ketua Konvensi Nasional Republikan, Ronna McDaniel, harus mengisolasi diri karena positif Covid-19 juga. Sejumlah tokoh senior di tim Trump, seperti Kellyanne Conway dan Chris Christie, pun terinfeksi. Mereka harus mengurung diri kala hari pemungutan suara kurang dari sebulan lagi.

Brad Parscale Mantan Ketua Tim Pemenangan Trump, juga kini dirawat. Ia harus dibawa polisi ke rumah sakit setelah diketahui berusaha bunuh diri. Trump membebastugaskan Parscale beberapa pekan lalu.Sejak itu, dia hanya menjadi anggota senior di tim pemenangan. Keputusan dibuat setelah serangkaian jajak pendapat terus menunjukkan peluang keterpilihan Trump selalu di bawah Joe Biden, capres AS dari Partai Demokrat.

Kabar yang diterima pada Minggu, 4/10 siang waktu Washington atau Senin dini hari WIB, tim dokter Kepresidenan AS menerangkan kondisi Trump membaik daripada sebelumnya. Pada Jumat dan Sabtu, Trump dilaporkan demam dengan kadar oksigen di tubuhnya menurun. Karena itu, ia diberi obat anti-pembengkakan otot dan pasokan oksigen.

Pada Minggu siang, Trump keluar rumah sakit untuk menyapa penyokongnya. Ia terlihat melambaikan tangan dari mobil yang tertutup rapat. Pengawal dan pengemudi hanya terlihat mengenakan masker dan tidak ada alat pelindung lain. Padahal, mereka semobil dengan orang yang positif Covid-19.

”Mobil presiden tidak hanya kebal peluru, melainkan juga tahan serangan kimia. Risiko penularan Covid-19 sangat tinggi. Tindakan ini sangat tidak bertanggung jawab,” tulis James Phillips, seorang dokter di Walter Reed yang selama ini mengkritik Trump dan caranya menangani pandemi, di media sosial.

Ia menyampaikan komentar itu selepas beredar foto Trump berkeliling rumah sakit dengan naik mobil kepresidenan. ”Setiap orang dalam kendaraan selama perjalanan presiden yang sangat tidak perlu itu kini harus dikarantina selama 14 hari,” tulis Phillips.

”Mereka bisa sakit, mereka bisa mati. Demi pertunjukkan politik. Diperintahkan oleh Trump, mereka mengambil risiko terkait nyawanya demi pertunjukan ini,” tulisnya.

(Wiliam M)

POJOKREDAKSI.COM

Related Posts

Ad Widget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *