
Brebes, POJOKREDAKSI.COM – Kabupaten Brebes mencatatkan sejarah baru dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, secara resmi mengumumkan bahwa wilayahnya kini telah berhasil keluar dari kategori daerah miskin ekstrem. Pengumuman ini disampaikan dalam agenda audiensi bersama pengurus pusat dan daerah Barisan Andalan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan (BAKTI TASKIN) di Pendopo Brebes, Selasa (13/1).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Paramitha mengungkapkan bahwa performa ekonomi Brebes saat ini berada di atas rata-rata.
– Pertumbuhan Ekonomi 7%: Angka ini melampaui pertumbuhan ekonomi tingkat provinsi maupun nasional.
– Dominasi Sektor Pertanian: Sektor ini tetap menjadi fondasi utama dengan kontribusi mencapai 70% terhadap total perekonomian daerah.
– Graduasi PKH Meningkat: Semakin banyak (4000) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah “lulus” atau mandiri dari Program Keluarga Harapan (PKH).

“Alhamdulillah, Brebes sekarang sudah tidak lagi masuk daerah miskin ekstrem. Ini adalah hasil kerja keras kolektif, namun kita tidak boleh cepat berpuas diri,” ujar Bupati Paramitha.
Meski menunjukkan tren positif, Pemerintah Kabupaten Brebes menekankan pentingnya akurasi data kependudukan. Bupati berharap adanya integrasi data yang kuat agar layanan publik—mulai dari kesehatan hingga bantuan sosial—dapat terdistribusi secara tepat sasaran.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum BAKTI TASKIN, Sahrul Zakki, menyatakan komitmen penuh untuk mengawal transisi ekonomi Brebes melalui sembilan program unggulan.
”Kami hadir bukan sekadar membawa wacana, tapi solusi nyata. Salah satu fokus kami adalah pengelolaan sampah berbasis ekonomi rakyat. Masalah sampah akan kita ubah menjadi nilai ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat,” tegas Sahrul Zakki.
Sekretaris Jenderal BAKTI TASKIN, Suntoro, menambahkan bahwa pendekatan organisasi dalam membantu Pemkab Brebes akan menitikberatkan pada pemberdayaan jangka panjang.
”Struktur kami hingga tingkat daerah siap bersinergi. Pendekatan BAKTI TASKIN adalah penguatan ketahanan ekonomi, sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemandirian finansial,” jelas Suntoro.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dari kolaborasi berkelanjutan untuk memastikan stabilitas ekonomi pasca-lepasnya status miskin ekstrem, sekaligus mewujudkan Kabupaten Brebes yang lebih berdaya saing di masa depan.
(Suratno)
Yuk! baca artikel menarik lainnya di GOOGLE NEWS
Atau ikuti saluran Pojokredaksi.com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZI37C5fM5j3NDDF61G